TNI POLRI

Pemerintah Desa Citeureup Diduga Kuat Korupsi Dana Bantuan Keuangan (Bankeu) Dalam Proyek Drainase Kp. Lebak Pasar

BOGOR_Beritapantau.com_Pembangunan sejatinya diperuntukkan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya bagi masyarakat Kp. Lebak Pasar RW 003 Desa Citeureup.

Dan pada hari Rabu, tanggal 27 Januari 2025, Tim awak media meninjau langsung salah satu lokasi pekerjaan Pemdes Citeureup yang berlokasi di Kp. Lebak Pasar RW 003.

Alhasil tim pun menemukan kejanggalan pada pekerjaan tersebut, dan tak sesuai dengan  Pagu yang dipanpan. Tertulis dengan jelas di Pagunya Pengerjaan Drainase panjang 200meter, lebar 1meter, dan tinggi 1meter. Dengan besar anggaran 750juta tahap 1 dan tahap 2.

Namun kuat dugaan pemdes citeureup melakukan penyimpangan dan mark up anggaran. Terbukti dari yang semula menggunakan U-dith sepanjang 200 dan sudah dibelanjakan, tetapi pada kenyataannya hanya terpakai kurang lebih 100meter, dan sisanya ternyata hanya menggunakan batu, pasir dan semen tetapi atas menggunakan tutup U-dith. Jelas hal tersebut kuat dugaan terindikasi tindak pidana korupsi.

Saat itupun tim awak media, mencoba untuk mengkonfirmasi ke mandor dan mempertanyakan siapa yang memerintah untuk merubah pemasangan U-dith ke semen dan pasir? Mandor menjawab “saya tidak tau pak”, lalu ia menghindar dari awak media.

Setelah itu, awak media pun mencoba menghubungi Sekdes Citeureup, bapak Aldi, dan saat di telpon berdering namun tak diangkat, lalu di WA terkirim tetapi hanya di baca saja.

Dan terakhir awak media pun mencoba bertanya ke salah satu warga yang enggan ditulis namanya, akhirnya warga pun angkat suara terkait hal drainase tersebut.

“Iya benar pak, kami waktu malam kamis kalau tidak salah, dikumpulin beberapa warga di gedung serbaguna diatas, disana ada pihak pemdes, kami hanya di kasih tau bahwa ada perubahan soal pemasangan unit, cuma itu aja”, ujar salah satu warga tersebut.

Sampai berita ini tayang pun, Sekdes Citeureup bapak Aldi tidak merespon sama sekali konfirmasi dari tim awak media, untuk itu, kami minta kepada pihak terkait, yakni APH agar sesegera mungkin memanggil pihak pemdes citeureup serta pihak ketiganya, dan melakukan audit semua pekerjaan pemdes citeureup. Karena kuat dugaan pemdes citeureup telah melakukan manipulasi anggaran. (Redaksi)

MUHAMMAD WAHIDIN

Recent Posts

Pembangunan RSUD Parung Jadi Klinik, BPI KPNPA RI Bogor Desak Kejari Cibinong Transparan Ungkap Proses Hukum

Bogor – Ketua BPI KPNPA RI Bogor, Rizwan Riswanto, mendesak Kejaksaan Negeri Cibinong untuk membuka…

3 jam ago

*Disdik Kabupaten Bogor Tabrak UU Keuangan Negara, Pengelolaan Dana BOS 16 SD di Bogor Amburadul Hingga Rugikan Daerah Miliaran Rupiah, Kadisdik dan Manager BOS Menghindar Dari Konfirmasi Wartawan*

BOGOR – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan ketidakberesan serius dalam pertanggungjawaban keuangan pada 16 Sekolah…

14 jam ago

Pemkab Bogor Dorong Perangkat Daerah Tertib Kelola Arsip Statis

Sukaraja – Pemerintah Kabupaten Bogor Melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor menyelenggarakan Sosialisasi Arsip…

1 hari ago

Hati Nurani Mati? Siswa Yatim SMK Pariwisata Citayam Dilarang Ujian, LSM BPPK RI: Copot Kepseknya atau Kami Laporkan ke KPAI dan Ombudsman!

BOGOR – Dunia pendidikan di Kabupaten Bogor kembali tercoreng oleh tindakan yang dinilai jauh dari…

1 hari ago

Perusahaan diam, pemerintah membisu, DPRD kab Bogor Tutup mata : Transparansi Perizinan PT mortar Indonesia Dipertanyakan ?

Bogor, Aksi mahasiswa dan pemuda digelar di Kabupaten Bogor untuk menyoroti transparansi perizinan PT Mortar…

1 hari ago

Dari Seremoni Jadi Sia-Sia: Menggugat Logika Pemborosan Anggaran Penanaman Pohon di Jalan Bomang.

BOGOR – Kebijakan publik yang nirperencanaan kembali dipertontonkan secara vulgar di Kabupaten Bogor. Proyek penanaman…

2 hari ago