Opini

ALIANSI PANDAWA: PENGGIRINGAN OPINI DI MEDIA SOSIAL TIDAK DAPAT MENGHAPUS DOSA KORUPSI PENGADAAN CHROMEBOOK

Beritapantau.com||DEPOK — Aliansi Pengawalan Hak Warga dan Pengawasan Anggaran Negara (PANDAWA) mengecam keras masifnya upaya penggiringan opini publik di media sosial yang mencoba membenarkan tindakan terpidana kasus korupsi pengadaan Chromebook Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) era Nadiem Makarim.

Aliansi PANDAWA menegaskan bahwa visualisasi pembelaan, narasi manipulatif, maupun pergerakan akun-akun berdengung (buzzer) di ruang digital tidak akan pernah bisa mengubah fakta hukum yang telah inkrah di pengadilan.

Koordinator Aliansi PANDAWA menyatakan empat poin sikap kritis menyikapi fenomena penggiringan opini tersebut:

* Hukum Di atas Algoritma: Vonis bersalah terhadap terpidana didasarkan atas alat bukti sah, bukan berdasarkan popularitas atau narasi pembelaan di media sosial.
*
* Manipulasi Publik Berbahaya: Upaya mengaburkan substansi korupsi pengadaan Chromebook dengan dalih “digitalisasi pendidikan” adalah pembodohan publik yang terstruktur.
*
* Kerugian Nyata Rakyat: Korupsi ini merampas hak jutaan anak bangsa untuk mendapatkan fasilitas belajar yang layak demi keuntungan segelintir oknum.
*
* Desakan Tindakan Tegas: PANDAWA meminta aparat penegak hukum mengabaikan segala bentuk intervensi digital dan fokus mengejar aliran dana korupsi sampai tuntas.

Aliansi PANDAWA mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap kritis, mengawal ketat penggunaan anggaran negara, dan tidak terkecoh oleh konten-konten media sosial yang berupaya memutihkan rekam jejak para perampok uang rakyat. Nilai keadilan harus ditegakkan di dunia nyata, bukan dikaburkan oleh manipulasi di dunia maya. (Red-ed)

Kontak Media:
Humas Aliansi PANDAWA (Pengawalan Hak Warga dan Pengawasan Anggaran Negara)
Email: info@aliansipandawa.org

MUHAMMAD WAHIDIN

Recent Posts

Klien Ditahan Lama, Kejari Depok Lambat Limpahkan Berkas P21

DEPOK, 3 Juli 2026 — Tim hukum dari Law Firm Ondrasi Hia & Partners menyoroti…

7 jam ago

Sentuhan Humanis Polri: Kompol Edi Santosa Kembali Ajak Personel Polsek Citeureup Berbagi di Hari Jumat

CITEUREUP – Kepolisian Sektor (Polsek) Citeureup kembali menunjukkan aksi nyata yang humanis dan peduli sesama.…

13 jam ago

Sengketa Lahan HGU PT Buana Estate Hambalang: Polisi dan BPN Turun ke Lapangan, Kuasa Hukum Tegaskan Tak Ada Intimidasi

BOGOR – Polemik status lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Buana Estate di Desa…

15 jam ago

Saling Lempar Tanggung Jawab, Ada Apa di Balik Proyek RPH Dinas Perikanan dan Peternakan?

BOGOR, [03/Juli/2026] – Pembangunan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) berupa kandang domba/kambing yang berlokasi di Desa…

16 jam ago

Mekanisme SPMB Bobrok dan Diskriminatif: Ketua BPI KPNPA RI Bogor Sebut Negara Gagal Hadirkan Keadilan Pendidikan.

BOGOR – Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) di…

20 jam ago

Proyek Siluman di Sungai Cipatujah: Anggaran Bencana Diduga Menyimpang, Material Diambil dari Alam

BOGOR, Beritapantau.com – Proyek penanggulangan bencana berupa pembangunan penahan longsor (bronjong) di tepi Sungai Cipatujah,…

3 hari ago