PEMERINTAH

Janji ‘Babat Sampai Akar’ Tapi Identitas Disembunyikan, Komitmen Bupati Bogor Dipertanyakan.

Beritapantau.com||Bogor – Sungguh luar biasa keren akhirnya kasus jual beli jabatan yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, 4 oknum ASN yang diduga menerima aliran dana sudah di limpahkan penanganannya ke aparat penegak hukum, sesuai press rilies dari Diskominfo Kabupaten Bogor hari selasa 14 april 2026,


Tetapi sangat di sayangkan kenapa tidak di buka ke publik siapa saja terduga ASN tersebut, juga kenapa hanya penerima saja, kenapa pemberi tidak di proses, dan ini jadi pertanyaan Publik, terkait hal itu awak media mencoba mengkonfirmasi kepada Bupati Kabupaten Bogor.melalui perpesanan whatts app.


Awak media, “Ass Pak Bupati ijin konfirmasi Oknum ASN tersebut di laporkan kemana, ke kepolisian, kejaksaan atau KPK, dan ASN yang tidak di Laporkan statusnya sebagai apa.wass


Kenapa hanya penerima yang di laporkan, terus status diduga pemberinya bagaimana, apakah di laporkan juga, atau di batalkan jabatannya.


Bupati kabupaten Bogor belum menjawab hanya memberikan no kepala Inspektorat,


Ditanyakan kembali awak media, sebagai pemimpin Daerah Kabupaten Bogor, juga Pemangku kebijakan, kenapa diduga oknum ASN tersebut tidak di Umumkan segera ke Publik.


Bupati pun menjawab, “abang tau kan Proses hukum sedang berjalan?”


Awak media pun bertanya kembali, berarti sudah ke ranah APH atau masih di Inspektorat, proses hukumnya.


Bupati hanya mengirimkan link berita dan mengatakan, “kan sudah ramai di media bang, kita tidak main main, semua di tindak lanjuti sesuai ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku”.


Kembali di tanyakan awak media, “kami up date terus pemberitaannya, kalau terbukti diduga oknum ASN menerima imbalan, apa keputusan pak Bupati bagi penerima dan Pemberi, serta posisi jabatan bagi pemberinya”.


Bupati menjawab, “ini udah bukan bicara jabatan lagi bang, ini tindak pidana kalau terbukti ketentuan peraturan perundang undangannya sudah jelas di atur hukumannya.termasuk yang rame peredaran obat obatan kemarin juga berjalan semua proses tahapannya.kita tuntaskan semua sampai akar akarnya”.


Di tanyakan awak media kembali, “mohon maaf pak Bupati, bisa di jelaskan hukumannya apa saja kalau terbukti, di pecat bagi penerima, dan bagi pemberinya bagaimana pak Bupati, serta status pemberi apa di limpahkan juga ke APH”.


Jawaban Bupati, “Abang bisa kontak Inspektur dan Polres Bogor,kita hormati proses hukum yang berjalan”. (Red)


MUHAMMAD WAHIDIN

Recent Posts

OPINI: Ironi WTP Kabupaten Bogor—Gelar “Suci” di Tengah Borok AnggaranOleh: RR

Beritapantau.com||Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) seharusnya menjadi simbol tertinggi integritas dan transparansi tata kelola keuangan.…

2 jam ago

“Anggaran Rp70,6 Juta, Realisasi Rp51 Juta: Ke Mana Sisa Dana Honor di SDN 1 Kertaraharja?”

Beritapantau.com||Lebak, 15 April 2026 – Dugaan adanya ketidaksesuaian dalam penggunaan anggaran honor di SDN 1…

19 jam ago

“Diduga Sistematis, Dana PIP Siswa SDN 1 Kertaraharja Raib: Oknum Kepala Sekolah Lama Disorot, LBH Tunas Bangsa Minta APH Bertindak Tegas”

Beritapantau.com||Lebak, 15 April 2026 — Dugaan penyelewengan dana Program Indonesia Pintar (PIP) kembali mencuat di…

19 jam ago

Ironi Pendidikan di Kabupaten Bogor: Antara Proyek Fiktif Efisiensi dan Hilangnya Nalar Edukasi.

Beritapantau.com||Bogor - Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor kini tengah menjadi sorotan tajam. Di tengah upaya pemerintah…

1 hari ago

Tragedi Anggaran Pendidikan Bogor: Digitalisasi atau Korupsi Gaya Baru?

Beritapantau.com||Bogor - Di tengah teriakan kesulitan biaya sekolah dan rusaknya ruang kelas di pelosok Kabupaten…

1 hari ago

Respons Bijak Kades Jonggol Terkait Dugaan Pencemaran Limbah Dapur MBG: Dinas Lingkungan Hidup Sudah Turun Tangan

Beritapantau.com||​JONGGOL, BOGOR – Isu mengenai pengelolaan limbah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga bersumber…

2 hari ago