PEMERINTAH

Respons Bijak Kades Jonggol Terkait Dugaan Pencemaran Limbah Dapur MBG: Dinas Lingkungan Hidup Sudah Turun Tangan

Beritapantau.com||​JONGGOL, BOGOR – Isu mengenai pengelolaan limbah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga bersumber dari sebuah unit usaha di wilayah Desa Jonggol menjadi perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa (Kades) Jonggol memberikan respons yang dinilai kooperatif dan mengedepankan transparansi saat dikonfirmasi oleh awak media.

​Melalui pesan singkat WhatsApp pada Selasa (14/4/2026), Kades Jonggol menyambut baik pertanyaan yang diajukan awak media terkait dugaan dampak lingkungan dari aktivitas dapur tersebut. Tanpa menghindar, ia langsung memberikan klarifikasi mengenai status kepemilikan dan langkah-langkah yang telah diambil oleh instansi terkait.

​Telah Dicek oleh DLH Kabupaten Bogor
Kades Jonggol menegaskan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap pengawasan dari pihak mana pun, termasuk dari kedinasan. Ia mengungkapkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor sudah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan teknis.

​”Terkait hal itu (limbah), silakan rekan-rekan media langsung mengonfirmasinya ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor. Karena kebetulan tadi dari dinas terkait sudah turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan secara langsung,” ujar Kades Jonggol dengan bijak kepada awak media.

​Klarifikasi Kepemilikan Bangunan
Saat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai keterkaitan dirinya dengan unit usaha MBG tersebut, Kades Jonggol memberikan jawaban yang jujur dan lugas. Ia membenarkan bahwa aset bangunan tersebut adalah miliknya, namun tetap menyerahkan penilaian teknis operasional kepada ahlinya di pemerintahan daerah.

​”Jika mengenai bangunannya, iya betul, itu milik saya,” tegasnya singkat namun jelas.

​Langkah responsif Kades Jonggol ini diapresiasi sebagai bentuk tanggung jawab seorang pemimpin wilayah yang tidak antikritik. Dengan turunnya DLH ke lokasi, diharapkan ada titik terang mengenai prosedur pengelolaan limbah yang sesuai dengan standar lingkungan, sehingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan lancar tanpa merugikan ekosistem sekitar.

​Hingga berita ini diturunkan, awak media tengah berupaya menghubungi pihak DLH Kabupaten Bogor untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan laboratorium atau pengecekan fisik di lokasi dapur tersebut. (Red)

MUHAMMAD WAHIDIN

Recent Posts

Sambut Iduladha 1447 H, Ikatan Keluarga Minang Citeureup Sembelih 6 Sapi dan 4 Kambing

​CITEUREUP – Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 H, Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kecamatan Citeureup menggelar…

4 hari ago

Akses Lebih Lancar, Ekonomi Lebih Maju: Pemdes Tegal Panjang Wujudkan Aspirasi Warga Lewat Dana Desa

Beritapantau.com||BOGOR, 26 Mei 2026 – Pemerintah Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, resmi merealisasikan…

5 hari ago

BPI KPNPA RI BOGOR RAYA DESAK EVALUASI TOTAL PERBUP 44/2023 DAN SIAPKAN UJI MATERIL KE MAHKAMAH AGUNG TERKAIT FASILITAS MEWAH DPRD KABUPATEN BOGOR CIBINONG,

BOGOR – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA…

5 hari ago

Wujudkan Hak Pendidikan Semua Warga, Sekolah BIU Gandeng Kemendikbud Buka Kelas Gratis di Desa Leuwinutug Citeureup

CITEUREUP – Sebuah langkah progresif dalam dunia pendidikan nonformal resmi dimulai di Kabupaten Bogor. Sekolah…

6 hari ago

PT Jakarta Prima Cranes Kangkangi Aturan, Abaikan Surat Himbauan Resmi UPT Perhubungan Cileungsi

BOGOR – Sikap masa bodoh dan dugaan pembangkangan terhadap aturan daerah dipertontonkan oleh PT Jakarta…

6 hari ago

TIDAK MENDAPATKAN JAWABAN, IRAWANSYAH BANDING PENGADILAN TINGGI.

Beritapantau.com||Cibinong - Saat ini saya sedang melakukan Banding Upaya Adminstratif ke Pengadilan Tinggi Bandung, Hal…

6 hari ago