Peristiwa

Pemerintah Desa Klapanunggal Bangun Infrastruktur Jalan Desa Dengan Ukiran Aspal

Bogor_Beritapantau.com_Pemerintah Desa Klapanunggal Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor Jawa Barat, merealisasikan Program Bantuan Keuangan atau yang dikenal dengan sebutan Samisade, tahun anggaran 2024 dengan membangun Betonisasi Jalan Desa di Kp.Bagogog RT 007 RW 006

Namun lagi-lagi pekerjaan yang di biayai uang Negara yang bersumber dari APBD ini, di duga menggunakan beton yang bermutu rendah, dan terindikasi adanya Mark-up anggaran.

Hal ini terbukti ketika awak media mendatangi lokasi pekerjaan jalan tersebut, terlihat beberapa bagian yang mengalami retak-retak dan penuh dengan ukiran seperti batik bercorak aspal, ketika tim awak media menganalisa pagu anggaran yang tertera di papan kegiatan, anggaran nya terlalu tinggi/mahal di atas harga rata-rata pekerjaan proyek pada umumnya

Sehingga timbul pertanyaan dari awak media, kenapa hal yang seperti ini selalu terjadi berulang-ulang, padahal dalam proses pembangunan, selalu di katakan ada pendampingan dan pengawasan dari kecamatan. Apakah pendampingan dan pengawasan dari pihak kecamatan sekedar formalitas administratif saja? Atau emang bukan bidang keahliannya? Sehingga terkesan tidak ada niatan untuk mencegah timbulnya Korupsi atau Mark-up anggaran.

Menindak lanjuti temuan awak media di lapangan, awak media pun mendatangi Kantor Desa Klapanunggal dengan maksud untuk konfirmasi, dan setelah ketemu Kadesnya, awak media pun di suruh menunggu sebentar oleh kadesnya sembari bersalaman, tetapi apa yang terjadi? sampai 2 jam menunggu dan sampai jam istirahat tiba, Kepala Desa tidak juga nongol, kabur entah kemana.

Sungguh perbuatan yang sangat tidak terpuji yang dilakukan oleh Kades Klapanunggal, perbuatan yang tidak menghargai wartawan atau jurnalis yang sedang melakukan tugas.

Semakin tidak pantas lagi Kades Klapanunggal Ade Endang Sarifuddin alias Gonon sapaan akrabnya adalah Seorang Ketua DPK APDESI Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor, yang seharusnya menjadi panutan atau teladan untuk Kades-kades lainnya di Kecamatan Klapanunggal.

Kepada pihak terkait yakni Camat Klapanunggal, DPMD Kabupaten Bogor, di mohon agar segera mungkin memanggil dan memberikan Sanksi atau teguran serta arahan kepada yang bersangkutan, agar ke depannya terjalin komunikasi yang baik dengan media, karena sesungguhnya awal dari timbulnya masalah adalah tersumbatnya komunikasi.
(Redaksi)

MUHAMMAD WAHIDIN

Recent Posts

Pembangunan RSUD Parung Jadi Klinik, BPI KPNPA RI Bogor Desak Kejari Cibinong Transparan Ungkap Proses Hukum

Bogor – Ketua BPI KPNPA RI Bogor, Rizwan Riswanto, mendesak Kejaksaan Negeri Cibinong untuk membuka…

1 hari ago

*Disdik Kabupaten Bogor Tabrak UU Keuangan Negara, Pengelolaan Dana BOS 16 SD di Bogor Amburadul Hingga Rugikan Daerah Miliaran Rupiah, Kadisdik dan Manager BOS Menghindar Dari Konfirmasi Wartawan*

BOGOR – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan ketidakberesan serius dalam pertanggungjawaban keuangan pada 16 Sekolah…

2 hari ago

Pemkab Bogor Dorong Perangkat Daerah Tertib Kelola Arsip Statis

Sukaraja – Pemerintah Kabupaten Bogor Melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor menyelenggarakan Sosialisasi Arsip…

2 hari ago

Hati Nurani Mati? Siswa Yatim SMK Pariwisata Citayam Dilarang Ujian, LSM BPPK RI: Copot Kepseknya atau Kami Laporkan ke KPAI dan Ombudsman!

BOGOR – Dunia pendidikan di Kabupaten Bogor kembali tercoreng oleh tindakan yang dinilai jauh dari…

2 hari ago

Perusahaan diam, pemerintah membisu, DPRD kab Bogor Tutup mata : Transparansi Perizinan PT mortar Indonesia Dipertanyakan ?

Bogor, Aksi mahasiswa dan pemuda digelar di Kabupaten Bogor untuk menyoroti transparansi perizinan PT Mortar…

2 hari ago

Dari Seremoni Jadi Sia-Sia: Menggugat Logika Pemborosan Anggaran Penanaman Pohon di Jalan Bomang.

BOGOR – Kebijakan publik yang nirperencanaan kembali dipertontonkan secara vulgar di Kabupaten Bogor. Proyek penanaman…

3 hari ago