Categories: Uncategorized

POLDA KALBAR Diminta Periksa Tambang Emas PT SPM Yang Melakukan Penambangan Di Bantaran Sungai Kapuas

Sanggau Kalbar -BERITAPNTAU.COM

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau Akhirnya memberikan tanggapan soal Tambang Emas PT. Satria Pratama Mandiri (PT. SPM) di Kecamatan Mukok Desa Inggis kabupaten Sanggau Kalimantan Barat.

Sontak dengan Pernyataan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau Sukanto bahwa dengan Keberadaan Tambang Emas PT.SPM yang ternyata memang telah memiliki Ijin Usaha Pertambangan Operasi Produksi, Namun tidak ada izin Eksplorasi melakukan Operasi Produksi Penambangan di Bantaran Sungai Kapuas, “Saya Sampaikan dengan tegas bahwa Tambang Emas PT SPM telah mengantongi Izin IUP OP di wilayah Darat, Namum Pemerintah Kabupaten Sanggau dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup tidak pernah menyetujui atau Memeberikan izin untuk melakukan Penambangan Emas di Bantaran Sungai Kapuas, kata Sukanto melalui Selular Miliknya pada 21 Mei 2024.

Sementara ditempat terpisah Erikson Ketua PWRI Sintang mengomentari, “Kita bicara Fakta, bukan soal PT SPM sudah berhenti beraktivitas disungai Kapuas atau hanya sebentar saja mereka melakukan penambangan, namun Soal dampak akibat kerusakan lingkungan bantaran Sungai kapuas, kemudian soal Pajak, soal siapa pemasok Mercury sumbernya dari Perusahaan mana, hasil Tambangnya dijual kemana, berapa banyak emas hasil tambang, semua pantas di periksa/ Audit, itu semua menyangkut legalitas dan dugaan Penggelapan pajak negara, jika memang Aparat penegak hukum dalam hai ini Polda Kalbar, Kapolri tidak melakukan Pemeriksaan audit terhadap PT SPM, ini akan menjadi pertanyaan besar, ada apa Aparat penegak hukum dengan PT SPM selama ini, apakah itu ada unsur Pembiaran?”, ungkap Erikson pada 21 mei 2024.

Terkait soal wartawan Kapuaspost.web.id dan wartawan media Metro7.co.id, Sebagai wartawan yang Profesional seharusnya yang bersangkutan memahami etika seorang wartawan atau jurnalis, buka arogan seolah dirinya adalah penegak hukum, tidak boleh men Juctice, saya menduga jangan jangan wartawan tersebut selama ini dapat Sopoi atau menjadi beking di Tambang Emas PT.SPM sehingga sampai berani men Juctice, Wartawan seperti itu tidak layak jadi wartawan tak ber etika, dan Pimpinan redaksinya juga harus bertanggung jawab, jelas Wartawan men Juctice bisa dilaporkan karena sudah menuduh Wartawan seluruh Dunia Komplotan Wartawan Abal abal”, kata erik kembali.

// red.tim

MUHAMMAD WAHIDIN

Recent Posts

Sambut Iduladha 1447 H, Ikatan Keluarga Minang Citeureup Sembelih 6 Sapi dan 4 Kambing

​CITEUREUP – Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 H, Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kecamatan Citeureup menggelar…

4 hari ago

Akses Lebih Lancar, Ekonomi Lebih Maju: Pemdes Tegal Panjang Wujudkan Aspirasi Warga Lewat Dana Desa

Beritapantau.com||BOGOR, 26 Mei 2026 – Pemerintah Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, resmi merealisasikan…

5 hari ago

BPI KPNPA RI BOGOR RAYA DESAK EVALUASI TOTAL PERBUP 44/2023 DAN SIAPKAN UJI MATERIL KE MAHKAMAH AGUNG TERKAIT FASILITAS MEWAH DPRD KABUPATEN BOGOR CIBINONG,

BOGOR – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA…

5 hari ago

Wujudkan Hak Pendidikan Semua Warga, Sekolah BIU Gandeng Kemendikbud Buka Kelas Gratis di Desa Leuwinutug Citeureup

CITEUREUP – Sebuah langkah progresif dalam dunia pendidikan nonformal resmi dimulai di Kabupaten Bogor. Sekolah…

6 hari ago

PT Jakarta Prima Cranes Kangkangi Aturan, Abaikan Surat Himbauan Resmi UPT Perhubungan Cileungsi

BOGOR – Sikap masa bodoh dan dugaan pembangkangan terhadap aturan daerah dipertontonkan oleh PT Jakarta…

6 hari ago

TIDAK MENDAPATKAN JAWABAN, IRAWANSYAH BANDING PENGADILAN TINGGI.

Beritapantau.com||Cibinong - Saat ini saya sedang melakukan Banding Upaya Adminstratif ke Pengadilan Tinggi Bandung, Hal…

6 hari ago