BOGOR Timur – Musim kemarau yang melanda kawasan Bogor Timur dalam beberapa waktu terakhir mulai berdampak pada krisis air bersih di permukiman warga. Menanggapi kondisi kritis tersebut, Pemerintah Desa Singasari bergerak cepat dan bekerjasama dengan Yayasan, Koramil Jonggol, serta Instansi-instansi lainnya, untuk merespons kebutuhan mendasar masyarakatnya dengan menyalurkan bantuan air bersih secara terdistribusi.
Dibawah kepemimpinan Kepala Desa Singasari, Ibu Euis, pihak pemerintah desa telah mengarahkan dan mengawal langsung pendistribusian beberapa armada mobil tangki air bersih. Bantuan air bersih ini dialokasikan secara merata ke sejumlah kampung yang mengalokasikan dampak kekeringan terparah di wilayah Desa Singasari. Dan semua itu bisa terwujud berkat kerjasama lintas sector (Pemdes, Koramil, Yayasan dan Instansi lainnya)
Langkah cepat ini dilakukan demi memastikan aktivitas harian warga, mulai dari kebutuhan memasak hingga sanitasi dasar, tetap terlayani dengan baik di tengah menipisnya debit air sumur warga.
Pernyataan Kepala Desa Singasari (Ibu Euis)
”Melihat kondisi air sumur warga yang mulai mengering, kami di Pemerintah Desa Singasari tidak bisa tinggal diam. Air adalah kebutuhan paling mendasar, dan keselamatan serta kenyamanan warga adalah prioritas utama kami.
Bantuan armada tangki air ini merupakan bentuk tanggung jawab dan wujud nyata kehadiran pemdes di tengah kesulitan warga. Kami mendistribusikannya secara bertahap ke beberapa titik kampung yang paling membutuhkan. Kami akan terus memantau perkembangan situasi ini dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar pasokan air bersih warga tetap terjaga selama musim kemarau berlangsung. Semoga bantuan kecil ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat kami.” Euis, Kepala Desa Singasari
Pernyataan Warga Desa Singasari.
”Jujur, beberapa minggu terakhir kami sangat pusing karena sumur sudah kering sama sekali. Mau beli air galon terus-terusan juga terasa berat untuk kebutuhan harian.
Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Kades Euis dan jajaran pemdes yang tanggap melihat kesulitan kami. Bantuan air tangki ini betul-netul menolong dapur kami tetap ngebul dan keluarga bisa mandi dengan layak. Perhatian seperti inilah yang sangat kami butuhkan saat situasi sulit.” Warga Kampung Terdampak (Enggan disebutkan namanya)
Harapan dan Langkah Lanjutan.
Pemerintah Desa Singasari berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi dan posko pengaduan bagi kampung-kampung lain yang berpotensi mengalami krisis serupa. Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan instansi terkait diharapkan dapat menjaga ketahanan wilayah Desa Singasari selama dinamika cuaca kemarau ini berlangsung. (Redaksi)








