Lintas Daerah

Hati Pemerintah Tumpul? Nenek 60 Tahun di Kp Cisarua Tinggal di Rumah Nyaris Roboh, Bantuan Tak Kunjung Datang Meski Sudah Berulang Kali Dipublikasikan

Cianjur, Beritapantau.com – Kondisi memprihatinkan dialami Ruhyati (60), warga Kampung Cisarua, Desa Sukaraharja, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur. Di usianya yang sudah senja, ia harus tinggal di rumah yang jauh dari kata layak bersama dua orang cucunya.

Rumah berdinding bilik bambu dan beralaskan lantai sederhana itu tampak rapuh. Bagian dinding terlihat lapuk, sementara kondisi bangunan secara umum memerlukan perbaikan serius. Namun hingga kini, bantuan yang diharapkan belum juga datang.

Beberapa kali awak media telah mempublikasikan kondisi rumah tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial agar pemerintah terkait segera turun tangan. Bahkan, pihak RT dan Kepala Dusun setempat disebut sudah beberapa kali datang dan memotret kondisi rumah untuk dilaporkan. Namun sangat disayangkan, sampai saat ini belum ada realisasi bantuan yang diterima oleh Ruhyati.

Menjelang bulan suci Ramadan, kondisi ini tentu semakin menambah beban bagi Ruhyati. Dengan keterbatasan ekonomi, ia tetap berjuang menghidupi dan merawat kedua cucunya di tengah kondisi rumah yang memprihatinkan.

Warga sekitar berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera bertindak dan memberikan perhatian serius terhadap kondisi tersebut. Program bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu) diharapkan bisa menyentuh keluarga Ruhyati agar ia dan kedua cucunya dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa maupun dinas terkait mengenai tindak lanjut bantuan untuk rumah tersebut.

Masyarakat berharap, menjelang Ramadan ini, ada kepedulian nyata yang bisa meringankan beban hidup Ruhyati dan keluarganya. (Dionz)

MUHAMMAD WAHIDIN

Recent Posts

Janji ‘Babat Sampai Akar’ Tapi Identitas Disembunyikan, Komitmen Bupati Bogor Dipertanyakan.

Beritapantau.com||Bogor - Sungguh luar biasa keren akhirnya kasus jual beli jabatan yang terjadi di lingkungan…

23 menit ago

OPINI: Ironi WTP Kabupaten Bogor—Gelar “Suci” di Tengah Borok AnggaranOleh: RR

Beritapantau.com||Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) seharusnya menjadi simbol tertinggi integritas dan transparansi tata kelola keuangan.…

1 jam ago

“Anggaran Rp70,6 Juta, Realisasi Rp51 Juta: Ke Mana Sisa Dana Honor di SDN 1 Kertaraharja?”

Beritapantau.com||Lebak, 15 April 2026 – Dugaan adanya ketidaksesuaian dalam penggunaan anggaran honor di SDN 1…

18 jam ago

“Diduga Sistematis, Dana PIP Siswa SDN 1 Kertaraharja Raib: Oknum Kepala Sekolah Lama Disorot, LBH Tunas Bangsa Minta APH Bertindak Tegas”

Beritapantau.com||Lebak, 15 April 2026 — Dugaan penyelewengan dana Program Indonesia Pintar (PIP) kembali mencuat di…

18 jam ago

Ironi Pendidikan di Kabupaten Bogor: Antara Proyek Fiktif Efisiensi dan Hilangnya Nalar Edukasi.

Beritapantau.com||Bogor - Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor kini tengah menjadi sorotan tajam. Di tengah upaya pemerintah…

1 hari ago

Tragedi Anggaran Pendidikan Bogor: Digitalisasi atau Korupsi Gaya Baru?

Beritapantau.com||Bogor - Di tengah teriakan kesulitan biaya sekolah dan rusaknya ruang kelas di pelosok Kabupaten…

1 hari ago