PEMERINTAH

Polemik Musrenbang Citeureup, Aris Nurjatmiko: Kami Terbuka pada Kritik, Fokus Kurangi Pengangguran

CITEUREUP, Beritapantau.com – Pelaksana Tugas (Plt) Camat Citeureup, Aris Nurjatmiko, secara resmi memberikan klarifikasi terkait dinamika yang berkembang selama pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2026 di wilayahnya.

​Menanggapi sorotan miring dari sejumlah pihak, Aris dengan bijak menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan, terutama oleh rekan-rekan pers. Beliau memaklumi adanya rasa kurang puas yang muncul dalam proses tersebut.

​Fokus pada Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
​Aris menegaskan bahwa Musrenbang tahun ini membawa misi besar sesuai tema: “Pengembangan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru dalam Rangka Penurunan Ketimpangan Wilayah, Kemiskinan, dan Pengangguran.”

​Ia menjelaskan bahwa setiap usulan yang muncul dari Musrenbang tingkat desa harus melalui proses seleksi ketat. Hal ini dikarenakan adanya batasan pagu anggaran yang tersedia.

​”Kami sangat menghargai fungsi kontrol sosial dari rekan-rekan media. Namun, perlu kami sampaikan bahwa dengan keterbatasan anggaran, kami harus fokus pada program yang memiliki dampak ekonomi paling signifikan bagi masyarakat,” ujar Aris.

​Tiga Pilar Prioritas Pembangunan
​Untuk menjawab tantangan wilayah, Pemerintah Kecamatan Citeureup akan memprioritaskan tiga sektor utama pada tahun mendatang:

​Pemerataan Infrastruktur: Membuka akses ke sentra ekonomi baru guna mengikis ketimpangan antar-desa.

​Pengurangan Pengangguran: Optimalisasi pelatihan keterampilan bagi pemuda lokal agar lebih kompetitif di sektor industri Citeureup.

​Penanganan Kemiskinan: Sinkronisasi data bantuan sosial dan penguatan pemberdayaan UMKM lokal.

​Komitmen Transparansi dan Evaluasi
​Terkait isu transparansi peliputan, Aris menyatakan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap masukan konstruktif. Ia berharap media dapat menyajikan informasi secara berimbang, terutama dalam memahami kendala fiskal yang membuat tidak semua usulan warga dapat diakomodasi secara instan.

​Sebagai penutup, Aris Nurjatmiko kembali menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh tamu undangan dan awak media atas segala kekurangan teknis maupun komunikasi selama acara berlangsung.

​”Segala kekurangan dalam Musrenbang kemarin akan menjadi bahan evaluasi mendalam bagi kami agar kegiatan Kecamatan Citeureup di masa depan dapat berjalan lebih baik lagi,” pungkasnya. (Red/Tim)

MUHAMMAD WAHIDIN

Recent Posts

Janji ‘Babat Sampai Akar’ Tapi Identitas Disembunyikan, Komitmen Bupati Bogor Dipertanyakan.

Beritapantau.com||Bogor - Sungguh luar biasa keren akhirnya kasus jual beli jabatan yang terjadi di lingkungan…

8 detik ago

OPINI: Ironi WTP Kabupaten Bogor—Gelar “Suci” di Tengah Borok AnggaranOleh: RR

Beritapantau.com||Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) seharusnya menjadi simbol tertinggi integritas dan transparansi tata kelola keuangan.…

59 menit ago

“Anggaran Rp70,6 Juta, Realisasi Rp51 Juta: Ke Mana Sisa Dana Honor di SDN 1 Kertaraharja?”

Beritapantau.com||Lebak, 15 April 2026 – Dugaan adanya ketidaksesuaian dalam penggunaan anggaran honor di SDN 1…

18 jam ago

“Diduga Sistematis, Dana PIP Siswa SDN 1 Kertaraharja Raib: Oknum Kepala Sekolah Lama Disorot, LBH Tunas Bangsa Minta APH Bertindak Tegas”

Beritapantau.com||Lebak, 15 April 2026 — Dugaan penyelewengan dana Program Indonesia Pintar (PIP) kembali mencuat di…

18 jam ago

Ironi Pendidikan di Kabupaten Bogor: Antara Proyek Fiktif Efisiensi dan Hilangnya Nalar Edukasi.

Beritapantau.com||Bogor - Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor kini tengah menjadi sorotan tajam. Di tengah upaya pemerintah…

1 hari ago

Tragedi Anggaran Pendidikan Bogor: Digitalisasi atau Korupsi Gaya Baru?

Beritapantau.com||Bogor - Di tengah teriakan kesulitan biaya sekolah dan rusaknya ruang kelas di pelosok Kabupaten…

1 hari ago