Hukum & Kriminal

Dikemanakan Anggaran Biaya Perawatan Jalan Citeureup – Sukamakmur Oleh Dinas PUPR Kabupaten Bogor

BOGOR_Beritapantau.com_Munculnya pemberitaan terkait kerusakan Jalan Raya Citeureup – Sukamakmur, dan menjadi keluhan warga masyarakat yang melintasi jalur tersebut, dan sudah dibiarkan bertahun-tahun lamanya tanpa ada perhatian dari dinas terkait dan tanpa pemeliharaan, lalu dikemanakan anggaran biaya perawatan jalan tersebut yang jumlahnya pun tidak sedikit.

Team awak media bersama LSM mencoba untuk konfirmasi kepada pihak terkait, yaitu Dinas PUPR Kabupaten Bogor, akan tetapi pihak PUPR Kabupaten Bogor diam seribu bahasa dan tidak menanggapi konfirmasi dari media dan LSM.

Sekdis PUPR ketika dihubungi melalui WhatsApp pun tidak ada jawaban, dan cuma di baca saja, mencoba untuk konfirmasi lebih lanjut kamis 17 April 2025 kami mendatangi Kantor Dinas PUPR Kabupaten Bogor, untuk bertemu dengan Kasi Pemeliharaan Wilayah 1 yakni pak Endang, juga tidak bersedia untuk di mintai keterangan mengenai hal tersebut. Dan cuma bertemu dengan security, lalu suruh menunggu sampai kurang lebih 2 jam tetapi tidak bersedia menemui.

Yang menjadi pertanyaan dikalangan masyarakat “dikemanakan anggaran biaya perawatan jalan tersebut yang dihasilkan dari hasil pajak kami untuk pemeliharaan jalan, karena sudah banyak korban, masa hal seperti ini kita masyarakat mesti mengadukan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, padahal waktu musrembang pun sudah dibahas dan menjadi keluhan warga terutama di dua desa yaitu, Desa Cibadak dan Desa Pabuaran Kecamatan Sukamakmur ” ujar warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Ketua DPD LSM Kampak Mas-RI Jawa Barat Muhamad Wahidin, S. HI mengatakan “Dengan diamnya dari pihak Dinas PUPR Kabupaten Bogor mulai dari pengamat, Kasi Pemeliharaan dan juga Sekdis, itu merupakan tindakan yang tidak bertanggungjawab, seharusnya mereka sebagai pejabat publik, welcome terhadap media dan LSM siapapun itu, karena merupakan mitra kerja, dan sesuai dengan UU Keterbukaan Informasi Publik, mereka harus lakukan itu, terbuka saja, tidak usah menghindar terus”. Cetus Bang Wahid sapaan akrabnya.

“Dan tidak usah ada tindakan memblokir nomor segala, itu merupakan tindakan yang tidak bersahabat, untuk membantu keluhan warga kami akan segera bersurat resmi ke pihak PUPR, Bupati dan DPRD Kabupaten Bogor, untuk mempertanyakan di kemanakan anggaran pemeliharaan untuk jalan tersebut, bila mana ada indikasi penyalahgunaan, tentunya pihak kami tidak segan untuk melaporkan ke APH karna dalam hal ini warga masyarakat yang di rugikan”, Tutup Bang Wahid Ketua LSM Kampak Mas-RI. ( Tim )

MUHAMMAD WAHIDIN

Recent Posts

Sambut Iduladha 1447 H, Ikatan Keluarga Minang Citeureup Sembelih 6 Sapi dan 4 Kambing

​CITEUREUP – Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 H, Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kecamatan Citeureup menggelar…

4 hari ago

Akses Lebih Lancar, Ekonomi Lebih Maju: Pemdes Tegal Panjang Wujudkan Aspirasi Warga Lewat Dana Desa

Beritapantau.com||BOGOR, 26 Mei 2026 – Pemerintah Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, resmi merealisasikan…

5 hari ago

BPI KPNPA RI BOGOR RAYA DESAK EVALUASI TOTAL PERBUP 44/2023 DAN SIAPKAN UJI MATERIL KE MAHKAMAH AGUNG TERKAIT FASILITAS MEWAH DPRD KABUPATEN BOGOR CIBINONG,

BOGOR – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA…

5 hari ago

Wujudkan Hak Pendidikan Semua Warga, Sekolah BIU Gandeng Kemendikbud Buka Kelas Gratis di Desa Leuwinutug Citeureup

CITEUREUP – Sebuah langkah progresif dalam dunia pendidikan nonformal resmi dimulai di Kabupaten Bogor. Sekolah…

6 hari ago

PT Jakarta Prima Cranes Kangkangi Aturan, Abaikan Surat Himbauan Resmi UPT Perhubungan Cileungsi

BOGOR – Sikap masa bodoh dan dugaan pembangkangan terhadap aturan daerah dipertontonkan oleh PT Jakarta…

6 hari ago

TIDAK MENDAPATKAN JAWABAN, IRAWANSYAH BANDING PENGADILAN TINGGI.

Beritapantau.com||Cibinong - Saat ini saya sedang melakukan Banding Upaya Adminstratif ke Pengadilan Tinggi Bandung, Hal…

6 hari ago