• Rab. Apr 15th, 2026

Respons Bijak Kades Jonggol Terkait Dugaan Pencemaran Limbah Dapur MBG: Dinas Lingkungan Hidup Sudah Turun Tangan

ByMUHAMMAD WAHIDIN

Apr 14, 2026

Beritapantau.com||​JONGGOL, BOGOR – Isu mengenai pengelolaan limbah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga bersumber dari sebuah unit usaha di wilayah Desa Jonggol menjadi perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa (Kades) Jonggol memberikan respons yang dinilai kooperatif dan mengedepankan transparansi saat dikonfirmasi oleh awak media.

​Melalui pesan singkat WhatsApp pada Selasa (14/4/2026), Kades Jonggol menyambut baik pertanyaan yang diajukan awak media terkait dugaan dampak lingkungan dari aktivitas dapur tersebut. Tanpa menghindar, ia langsung memberikan klarifikasi mengenai status kepemilikan dan langkah-langkah yang telah diambil oleh instansi terkait.

​Telah Dicek oleh DLH Kabupaten Bogor
Kades Jonggol menegaskan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap pengawasan dari pihak mana pun, termasuk dari kedinasan. Ia mengungkapkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor sudah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan teknis.

​”Terkait hal itu (limbah), silakan rekan-rekan media langsung mengonfirmasinya ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor. Karena kebetulan tadi dari dinas terkait sudah turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan secara langsung,” ujar Kades Jonggol dengan bijak kepada awak media.

​Klarifikasi Kepemilikan Bangunan
Saat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai keterkaitan dirinya dengan unit usaha MBG tersebut, Kades Jonggol memberikan jawaban yang jujur dan lugas. Ia membenarkan bahwa aset bangunan tersebut adalah miliknya, namun tetap menyerahkan penilaian teknis operasional kepada ahlinya di pemerintahan daerah.

​”Jika mengenai bangunannya, iya betul, itu milik saya,” tegasnya singkat namun jelas.

​Langkah responsif Kades Jonggol ini diapresiasi sebagai bentuk tanggung jawab seorang pemimpin wilayah yang tidak antikritik. Dengan turunnya DLH ke lokasi, diharapkan ada titik terang mengenai prosedur pengelolaan limbah yang sesuai dengan standar lingkungan, sehingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan lancar tanpa merugikan ekosistem sekitar.

​Hingga berita ini diturunkan, awak media tengah berupaya menghubungi pihak DLH Kabupaten Bogor untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan laboratorium atau pengecekan fisik di lokasi dapur tersebut. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *