Mengusung Konsep Dayeuh Pajajaran, Pemdes Lulut Pugar Kantor Desa hingga Bangun Jembatan Penghubung

​BOGOR (Jbn.biz.id) — Pemerintah Desa (Pemdes) Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, terus bergerak cepat memajukan wilayahnya. Melalui program Bantuan Keuangan (Bankeu) Kabupaten untuk akselerasi pembangunan, Pemdes Lulut tak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga menyuntikkan nilai estetika lingkungan bertema “Dayeuh Pajajaran.”

​Langkah inovatif ini diambil untuk menghidupkan kembali semangat kearifan lokal sekaligus mempercantik wajah desa. Melengkapi pembangunan tahun-tahun sebelumnya—seperti betonisasi jalan dan penataan drainase—pembangunan kali ini dipadukan dengan arsitektur, ornamen, dan taman ikonik khas nuansa Pajajaran yang memberi kesan asri, rapi, serta berkarakter.

​Kepala Desa Lulut, Udin, menyampaikan bahwa realisasi anggaran Bankeu tahun ini difokuskan pada dua target utama: renovasi kantor desa guna meningkatkan pelayanan publik, serta pembangunan jembatan penghubung. Keduanya dipadukan dengan penataan lingkungan berbasis sejarah dan budaya.

​”Kami ingin infrastruktur di Desa Lulut tidak sekadar beton dan aspal. Lewat konsep Dayeuh Pajajaran, kami ingin membangun estetika lingkungan yang membuat warga bangga, sekaligus melestarikan identitas budaya Sunda di tanah Bogor,” ujar Udin.

​Kehadiran program ini disambut hangat oleh warga. Selain memperlancar mobilitas harian dan meningkatkan kenyamanan pelayanan di kantor desa, penataan lingkungan yang artistik ini diharapkan mampu mendongkrak potensi wisata lokal serta kualitas hidup masyarakat.

​Saat ini, proses pengerjaan fisik di lapangan terus dikebut dengan menerapkan sistem padat karya. Keterlibatan aktif warga secara langsung ini diharapkan tak hanya menjaga kualitas pembangunan secara optimal, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar. (Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *