CITEUREUP, beritapantau.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor kembali turun ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing guna menjaring langsung suara konstituen. Langkah ini dilakukan dalam agenda Reses Masa Sidang III Tahun Sidang 2025-2026 yang berlangsung khidmat di Aula Kantor Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.
Agenda strategis ini dihadiri oleh 5 (lima) orang Anggota DPRD Kabupaten Bogor yang kompak turun bersama demi mengawal pembangunan wilayah. Kelima legislator tersebut terdiri dari 3 anggota perwakilan Fraksi Gerindra—termasuk di dalamnya Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, M. Irvan Maulana, 1 anggota dari Fraksi PKS, serta 1 anggota dari Fraksi Golkar.
Kehadiran para wakil rakyat ini disambut langsung oleh jajaran Muspika Kecamatan Citeureup, di antaranya Plt. Camat Citeureup, Kapolsek Citeureup, dan Danramil Citeureup. Turut hadir pula 2 (dua) orang Kepala Desa (Kades) perwakilan wilayah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta kader penggerak lokal.
Reses kali ini menjadi ajang krusial bagi warga Citeureup untuk menyampaikan berbagai keluhan dan usulan pembangunan, mulai dari peningkatan infrastruktur jalan, perbaikan fasilitas kesehatan dan pendidikan, hingga optimalisasi pelayanan administrasi kependudukan.
Komitmen Mengawal Aspirasi hingga Realisasi
Dalam pemaparannya, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, M. Irvan Maulana, menegaskan bahwa seluruh usulan yang masuk dari masyarakat Citeureup tidak akan sekadar menjadi catatan seremonial, melainkan akan dikawal ketat dalam pembahasan anggaran di tingkat legislatif bersama rekan-rekan lintas fraksi yang hadir.
Statement Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, M. Irvan Maulana:
”Aspirasi masyarakat Citeureup yang disampaikan hari ini bukan sekadar catatan di atas kertas, melainkan amanah besar yang wajib kami perjuangkan. Kehadiran lima anggota dewan secara lintas fraksi hari ini—baik dari Gerindra, PKS, maupun Golkar—menunjukkan komitmen kolektif kami untuk membangun wilayah ini secara objektif. Sebagai mitra kerja pemerintah daerah di Komisi I, fokus kami memastikan anggaran daerah benar-benar menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat bawah. Kami akan memilah usulan yang masuk menjadi skala prioritas, khususnya terkait infrastruktur jalan desa, penanganan banjir, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat kecamatan hingga desa agar lebih cepat, transparan, dan responsif.”
Apresiasi dan Sinergi dari Pemerintah Kecamatan
Di tempat yang sama, Plt. Camat Citeureup menyambut hangat jajaran anggota legislatif dan unsur pengamanan dari TNI-Polri (Danramil & Kapolsek) yang mengawal jalannya acara dengan kondusif. Menurutnya, sinergi ini menjadi jembatan penting untuk mempercepat pembangunan di Citeureup.
Statement Plt. Camat Citeureup:
”Kami atas nama pemerintah kecamatan, jajaran Muspika, Kapolsek, Danramil, beserta para kepala desa mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para Anggota DPRD, khususnya Ketua Komisi I Bapak M. Irvan Maulana. Citeureup memiliki dinamika wilayah yang cukup tinggi sebagai kawasan industri dan pemukiman. Melalui sinergi tiga pilar didukung oleh kehadiran langsung lima anggota dewan lintas fraksi hari ini, kami optimis usulan-usulan prioritas dari desa-desa di Citeureup dapat segera terakomodasi dan terealisasi demi kesejahteraan masyarakat.”
Fokus pada Skala Prioritas
Acara reses diakhiri dengan sesi dialog interaktif yang berjalan dinamis. Perwakilan kepala desa yang hadir turut menyampaikan usulan konkret terkait peningkatan status jalan desa menjadi jalan kabupaten, serta bantuan hukum dan tata kelola aset desa yang menjadi ranah kemitraan Komisi I DPRD.
Seluruh usulan yang telah ditampung dalam reses masa sidang III ini selanjutnya akan dihimpun menjadi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Bogor untuk kemudian disinkronisasikan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bogor. (BP/Red)







