PEMERINTAH

“Surat Izin Bukan Lisensi Merusak Jalan: Proyek Optik Semrawut Lumpuhkan Jalur Utama Citeureup Menjelang Lebaran”

Beritapantau.com||​CITEUREUP, BOGOR – Wilayah Kecamatan Citeureup kembali menjadi sorotan tajam. Di balik klaim legalitas resmi, proyek galian kabel optik yang tengah berlangsung justru memperlihatkan wajah kesemrawutan yang luar biasa. Alih-alih memberikan peningkatan layanan teknologi, proyek ini justru meninggalkan “warisan” lubang menganga dan kemacetan horor yang menyiksa warga.

​Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi proyek yang seolah ditinggalkan begitu saja oleh para pekerjanya selama lebih dari sepekan terakhir. Entah karena dalih libur menjelang Idulfitri atau kendala teknis lainnya, kenyataannya material tanah dan lubang galian yang tidak tertata rapi telah memakan sebagian badan jalan utama.

Ketidakprofesionalan pengerjaan ini bukan lagi sekadar isu estetika atau pemandangan yang kumuh, melainkan sudah memakan korban. Baru-baru ini, sebuah mobil box besar dilaporkan amblas ke dalam lubang galian yang tidak dipadatkan dengan sempurna di titik samping gerai A&W Citeureup. Insiden ini menjadi bukti nyata bahwa aspek keamanan (K3) dalam proyek ini diabaikan sepenuhnya.

​Suara Pedas Pengguna Jalan
Kekesalan warga mencapai puncaknya. Salah satu pengguna jalan yang setiap hari melintasi jalur tersebut memberikan kritik pedas terhadap pembiaran ini:

​”Ini bukan proyek pembangunan, ini proyek penyiksaan publik! Bagaimana mungkin lubang-lubang besar dibiarkan mangkrak tanpa pengawasan? Kami yang bawa motor bertaruh nyawa tiap lewat sini, apalagi kalau hujan, lubang itu tertutup air. Untuk mobil, sudah ada yang amblas, apa nunggu ada nyawa melayang baru kontraktornya kerja benar? Legalitas izin di kertas jangan dijadikan tameng untuk bekerja serampangan dan menghancurkan fasilitas publik!” tegas seorang warga yang terjebak kemacetan sore tadi.

​Lumpuh di Jam Sibuk
Sudah menjadi rahasia umum bahwa Citeureup adalah titik nadi kemacetan di Kabupaten Bogor. Keberadaan galian yang memakan sepadan jalan ini memperparah durasi kemacetan hingga berjam-jam, terutama pada pagi dan sore hari saat jam berangkat dan pulang kerja.

​Menjelang Hari Raya Idulfitri, volume kendaraan dipastikan akan meningkat drastis. Jika kondisi jalan yang rusak dan semrawut ini tidak segera diperbaiki atau dibereskan oleh pihak kontraktor, Citeureup terancam mengalami lumpuh total saat arus mudik dan balik lebaran.

​Tuntutan Tindakan Tegas Pemerintah
Warga dan pengguna jalan mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor serta pihak Kecamatan Citeureup untuk tidak tutup mata. Izin yang diberikan seharusnya dibarengi dengan pengawasan ketat dan sanksi tegas.

​Pemerintah diminta segera memanggil pihak pengusaha atau kontraktor pelaksana. Jika mereka terbukti lalai dan sengaja membiarkan galian mangkrak yang membahayakan publik, maka pencabutan izin dan kewajiban pengembalian fungsi jalan secara instan harus segera dilakukan tanpa kompromi. Publik tidak butuh alasan kabel optik, publik butuh jalan yang aman dan lancar.

Sampai berita ini tayang pun tidal ada pihak kontraktor yang bisa dikonfirmasi, kami tunggu hak jawab atau klarifikasi dari pihak kontraktor atau pelaksana kegiatan proyek tersebut.
(Red/Tim)

MUHAMMAD WAHIDIN

Recent Posts

Dugaan “Main Mata” di Parkir PT JPC: Dishub Bogor Akui Langgar Aturan, Tapi Melempem Soal Penindakan

Beritapantau.com||​GUNUNG PUTRI – Praktik parkir kendaraan PT Jakarta Prima Crane (JPC) yang berlokasi di wilayah…

10 jam ago

Kapolri Diminta Turun Tangan! Polda Jateng dan Kejati Dinilai Diam Soal Maraknya Galian C Ilegal di Pati

Beritapantau.com||Semarang – Maraknya aktivitas tambang dan Galian C ilegal di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menuai…

20 jam ago

Dukung Ketahanan Gizi, Ketua BGN Resmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Citaringgul.

Beritapantau.com||​CITARINGGUL – Semangat peningkatan kualitas kesehatan masyarakat berkobar di Desa Citaringgul, Kecamatan Babakan Madang. Pada…

20 jam ago

Perizinan Terintegrasi di Kabupaten Bogor Hanya “Macan Kertas”, Minim Respons SDM OPD Hambat Hak Warga.

Beritapantau.com||Cibinong, Bogor – Aliansi Pengawalan Hak Warga dan Pengawasan Anggaran Negara (PANDAWA) melontarkan kritik tajam…

20 jam ago

Perizinan Terintegrasi di Kabupaten Bogor Hanya “Macan Kertas”, Minim Respons SDM OPD Hambat Hak Warga.

Beritapantau.com||Cibinong, Bogor – Aliansi Pengawalan Hak Warga dan Pengawasan Anggaran Negara (PANDAWA) melontarkan kritik tajam…

22 jam ago

Menanti Taji Camat dan Satpol PP Jonggol Tertibkan THM Nakal di Kawasan Citra Indah

Beritapantau.com||​JONGGOL – Keresahan warga di kawasan perumahan Citra Indah City, Kecamatan Jonggol, memuncak. Pasalnya, sejumlah…

1 hari ago