Pendidikan & Budaya

Viral di Citeureup, Kades Tangkil Jemput Ridho Ilahi Lewat Basuh Kaki Orang Tua: Sebuah Teladan Akhlak.

Beritapantau.com||​CITEUREUP – Di tengah hiruk-pikuk dunia politik dan zaman yang kian individualis, sebuah pemandangan menyejukkan hati datang dari Desa Tangkil, Kecamatan Citeureup. Kepala Desa Tangkil, Fikriana, menunjukkan sebuah potret akhlak mulia yang kini mulai langka ditemukan: bersimpuh mencuci kedua kaki orang tuanya.

​Aksi yang dilakukan secara tulus ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata dari penghormatan tertinggi seorang anak kepada ayah dan ibunda tercintanya. Dengan penuh kelembutan, Fikriana membasuh kaki orang tuanya, seolah melepaskan sejenak atribut jabatannya demi mengharap doa dan ridho dari sang pemilik doa mustajab.

​Keutamaan Bakti dalam Islam
​Tindakan ini selaras dengan ajaran Islam yang menempatkan orang tua pada posisi yang sangat mulia. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:

​”Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua, dan murka Allah tergantung pada murka kedua orang tua.” (HR. Tirmidzi).

​Memuliakan orang tua adalah kunci pembuka pintu langit. Dalam Al-Qur’an Surah Al-Isra ayat 23 pun ditegaskan kewajiban untuk berbuat baik kepada orang tua tanpa sedikit pun mengeluarkan kata-kata yang kasar. Apa yang dilakukan Kades Fikriana adalah pengingat bagi kita semua bahwa setinggi apa pun derajat manusia di mata dunia, ia tetaplah seorang hamba yang wajib bersimpuh di kaki ibunya.

​Pernyataan Resmi Kades Fikriana
​Saat dikonfirmasi mengenai aksi mengharukan tersebut, Kades Fikriana memberikan pernyataan yang sangat rendah hati:

​”Jabatan ini hanyalah titipan yang sementara, namun doa orang tua adalah bekal selamanya. Saya sadar, tidak ada keberhasilan yang saya raih hari ini tanpa tetesan keringat ayah dan air mata doa ibu. Mencuci kaki mereka adalah cara saya mengingatkan diri sendiri agar tetap membumi. Saya memohon doa tulus dari mereka agar amanah memimpin Desa Tangkil ini senantiasa dalam lindungan dan keberkahan Allah SWT. Tanpa doa mereka, saya bukan siapa-siapa.” Ujar Kades Fikriana

​Oase di Zaman yang Semrawut
​Langkah Kades Fikriana ini menjadi oase di tengah zaman yang seringkali membuat orang lupa akan akarnya. Di saat banyak orang mengejar jabatan dengan segala cara, ia justru kembali ke titik nol: memuliakan orang tua sebagai fondasi kepemimpinannya.

​Warga Desa Tangkil yang menyaksikan atau mendengar kabar ini pun memberikan apresiasi tinggi. Mereka berharap, pemimpin yang memuliakan orang tuanya akan mampu memuliakan dan mengayomi rakyatnya dengan hati yang sama tulusnya. (Wahid)

MUHAMMAD WAHIDIN

Recent Posts

Beroperasi TANPA ijin Korean Healthy Life (KHL) Pabuaran jadi sorotan publik

CIBINONG – || Aktivitas layanan yang sudah beroperasi kurang lebih selama dua (2) tahun berkedok…

1 hari ago

Kasus Dugaan TH Kembali Disorot, Satunews.id Ungkap Kesaksian SAA yang Mengaku Korban hingga Dampak Trauma Berkepanjangan

Kota Bandung – Kasus dugaan tindak pidana yang menyeret nama Taufik Hidayat (TH) kembali menjadi…

1 hari ago

BANTUAN TAK BOLEH SALAH SASARAN! PEMDES GUNUNGSARI SALURKAN BLT DANA DESA TRIWULAN II KEPADA 38 KPM

BOGOR | Di tengah tekanan ekonomi dan meningkatnya kebutuhan hidup, Pemerintah Desa Gunungsari, Kecamatan Citeureup,…

2 hari ago

RSUD Ciawi Disorot Aktivis GMNI, Manajemen Antrean & Pelayanan Jadi Catatan Evaluasi

Oleh: (Yunandra) Aktivis GMNI Bogor, Sebagai seorang mahasiswa sekaligus bagian dari masyarakat Bogor yang mengamati…

4 hari ago

Sultan Sepuh Cirebon Sampaikan Ucapan Milad untuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo

CIREBON – SKC Media Center Dalam suasana penuh rasa syukur dan penghormatan, Keluarga Besar Keraton…

4 hari ago

ALIANSI PANDAWA: Rumah Sakit Anggaran Wah, Rasa Klinik Kecantikan: Aliansi PANDAWA Desak Kejari Cibinong Bongkar Dalang Korupsi RSUD Parung, Jangan Cuma Main Drama!

CIBINONG, BOGOR – Aliansi Pengawalan Hak Warga dan Pengawasan Anggaran Negara (PANDAWA) angkat bicara terkait…

4 hari ago