PEMERINTAH

Aktivis Sebut Satu Motor Satu Desa Pemborosan APBD, Harus Di Kaji Ulang

BOGOR_Beritapantau.com_Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah merealisasikan program bantuan “Satu Motor Satu Desa” pada tahun anggaran 2024. Program ini dinilai rawan korupsi dan tidak tepat sasaran karena kendaraan inventaris desa rata-rata masih komplit dan masih layak pakai.

Puluhan miliar rupiah Anggaran Pendapatan Dan Belanja (APBD) Pemda Bogor telah di gelontorkan tahun ini untuk belanja Motor berkapasitas 155 CC untuk 416 Desa se-Kabupaten Bogor.

“Program ini perlu diimbangi dengan pengawasan yang ketat dalam pembelanjaan unitnya, karena rawan diselewengkan atau dikorupsi oleh oknum pemerintah daerah”, ujar Romi Sikumbang Ketua DPC LSM Penjara Bogor Raya. Senin (4/11/2024.

Aktivis Sosial Romi Sikumbang juga menegaskan bahwa progam ini sepatutnya dikaji ulang dari sisi manfaatnya, Jangan cuma dengan dalih untuk meningkatkan pelayanan publik pemerintah desa kepada masyarakat anggarannya langsung di ketok palu dan disahkan oleh DPRD.

“Progam ini harus di kaji ulang dari sisi manfaatnya, ini pemborosan APBD karena masih banyak kebutuhan masyarakat Kabupaten Bogor yang mendesak lainnya yang seharusnya jadi prioritas untuk kepentingan masyarakat”, tegasnya

Selain itu kata dia program ini perlunya pengawasan atau pengawalan langsung untuk menghindari penyelewengan  anggaran pembelanjaan yang saat ini Pemkab Bogor menggandeng salah satu Dealer Motor.

“Pemkab Bogor menggandeng salah satu Dealer Motor untuk pembelanjaan, ini perlu pengawalan langsung baik itu kewenangan edukasi, kontroling, monitoring dan evaluasi, sehingga harus dikawal dengan optimal agar terealisasi dengan baik sesuai kebutuhan dan juga harus transparan dalam pembelanjaan harga per unitnya”, ungkapnya

Menurutnya seluruh program yang disahkan oleh DPRD seharusnya mempertimbangkan urgensinya, harus membawa banyak manfaat bagi masyarakat bukan sebaliknya hanya bisa di nikmati oleh segelintir orang.

“Dalam mengesahkan DPRD seharusnya mempertimbangkan aspek kegunaan dan manfaatnya, apakah bisa dinikmati oleh masyarakat atau sebaliknya, jika tidak bisa bermanfaat buat masyarakat seharusnya tidak disahkan program tersebut”, jelasnya.

Dalam hal ini Romi meminta kepada Inspektorat dan BPK agar memeriksa perjalanan program ini, baik dari sisi pembelanjaan unit dan juga dengan anggaran milyaran, harus melalui tender bukan dengan penunjukan langsung.

“Kami minta Inspektorat dan BPK memeriksa  perjalanan program ini, jangan hanya melihat data laporan saja tidak turun ke lapangan, jika demikian maka dapat dipastikan Inspektorat dan BPK hanya sebatas menggugurkan kewajibannya, bukan melakukan pekerjaannya sebagai lembaga pemeriksa karena program  ini seharusnya di tender kan bukan penunjukan langsung”,pintanya.

Masih kata Romi hanya sebagian kecil dari Stakeholders yang memahami, mengerti dan mampu menerjemahkan konsep progam ini sesuai dengan perencanaan.

“Penyebab lainnya adalah banyaknya stakeholders yang memiliki kepentingan yang berbeda dalam Implementasi program ini dengan konsep tidak sesuai aturan,” pungkasnya.(Redaksi).

MUHAMMAD WAHIDIN

Recent Posts

Hati Nurani Mati? Siswa Yatim SMK Pariwisata Citayam Dilarang Ujian, LSM BPPK RI: Copot Kepseknya atau Kami Laporkan ke KPAI dan Ombudsman!

BOGOR – Dunia pendidikan di Kabupaten Bogor kembali tercoreng oleh tindakan yang dinilai jauh dari…

8 jam ago

Perusahaan diam, pemerintah membisu, DPRD kab Bogor Tutup mata : Transparansi Perizinan PT mortar Indonesia Dipertanyakan ?

Bogor, Aksi mahasiswa dan pemuda digelar di Kabupaten Bogor untuk menyoroti transparansi perizinan PT Mortar…

9 jam ago

Dari Seremoni Jadi Sia-Sia: Menggugat Logika Pemborosan Anggaran Penanaman Pohon di Jalan Bomang.

BOGOR – Kebijakan publik yang nirperencanaan kembali dipertontonkan secara vulgar di Kabupaten Bogor. Proyek penanaman…

12 jam ago

“Kepsek SMK Pariwisata Citayam Bojong Gede Larang Anak Yatim Ikut Ujian Karena Belum Bayar SPP”

BOGOR – Dunia pendidikan di Kabupaten Bogor kembali tercoreng oleh tindakan yang dinilai tidak berprikemanusiaan…

1 hari ago

Ketua APALOG Kabupaten Bogor Apresiasi Pelayanan Kepolisian dan Ajak Pengemudi Jalin Kemitraan yang Harmonis

Cakrawala tv, Bogor – Ketua Asosiasi Pengemudi Angkutan Logistik (APALOG) Kabupaten Bogor, Peri Herdiyana, menyampaikan…

2 hari ago

*​Wujud Nyata Polri Peduli Petani, Sat Lantas Polres Kuningan Sukseskan Program Ketahanan Pangan*

Kuningan, 15 Juni 2026 – Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap sektor pertanian dan upaya mendukung…

4 hari ago