PEMERINTAH

Ketua DPD LSM KAMPAK MAS-RI JABAR “Aparat Penegak Hukum Harus Segera Memanggil dan Periksa Kades Leuwinutug”

Bogor_Beritapantau.com_Belum lah usai pemberitaan terkait pengerjaan infrastruktur hotmix jalan desa di Kp. Setu RT/RW 02/04 yang terkesan asal-asalan yang bersumber dari Dana Desa tahun 2024. Kini Pemdes Leuwinutug lagi-lagi berulah kembali, seakan-akan pemdes Leuwinutug menantang APH, seakan-akan pemdes Leuwinutug kebal hukum alias tak tersentuh hukum, terbukti dengan Pembangunan Hotmix jalan lingkungan tahap 1 tahun 2024 di desa Leuwinutug  Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor  asal jadi dan di duga jadi Objek Korupsi Kades Leuwinutug untuk memperkaya diri dan keluarga. Senin, 19 Agustus 2024.

Pengerjaan yang berlokasi di beberapa titik yakni di RW 001 mulai dari RT 001-006 dengan Volume P 1.200m x L 1m x T 0,03m yang  bersumber dari Dana Bantuan Keuangan Infrastruktur Kabupaten Bogor 2024 (Samisade) dengan jumlah Rp 206.000.000 dengan Pelaksana TPK Desa Leuwinutug dan lokasi RW 002 mulai dari RT 001-RT 005, dengan Volume P 1000m x L 1m x T 0,03m Sumber Dana Bantuan Keuangan Infrastruktur Kabupaten Bogor 2024 (Samisade) dengan Jumlah Rp 172.000.000 dengan  Pelaksana TPK Leuwinutug, dan lokasi RW 003 mulai dari RT 01-04 dengan Volume P 800m x L 1m x T 0,03m  Sumber Dana Bantuan Keuangan Infrastruktur Kabupaten Bogor 2024 (Samisade) dengan jumlah Rp 138.000.000 Pelaksana TPK Desa Leuwinutug, dan Lokasi RW 006 RT 001-004 dengan Volume P. 800m x L 1m x T 0,03m  Sumber Dana Bantuan Keuangan Infrastruktur Kabupaten Bogor 2024 (Samisade) dengan jumlah Rp 138.000.000 Pelaksana TPK Desa Leuwinutug.

Pada tahun 2024 ini Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor memiliki program prioritas salah satunya pelaksanaan pembangunan fisik infrastruktur yang ada di tiap-tiap desa di kabupaten bogor. Namun apa yang terjadi di salah satu desa yang ada di Kecamatan Citeureup yakni Desa Leuwinutug?
Sebagaimana data yang di himpun awak media dan LSM di lapangan, pengerjaan hotmix jalan lingkungan pun terkesan asal jadi tanpa mempertimbangkan RAB yang terpampang di Pagu yang sudah ditetapkan.

Ketua LSM Kampak Mas-RI (M. Wahidin,S.Hi) mengecek langsung ke lokasi dan melakukan pengukuran dan mengatakan bahwa pengerjaan hotmix ini terkesan asal jadi saja, dan seperti hanya menggugurkan kewajiban saja.
“Saya sudah ngecek langsung, dan pengerjaan hotmix jalan lingkungan ini terkesan asal jadi saja, seakan-akan hanya menggugurkan kewajiban saja, banyak ketidak sesuaiannya, mulai dari kurangnya spek seperti ketebalan maupun tingginya tak sesuai, kurang bilas atau pengerasan juga, hasilnya pun seperti yang terlihat dengan kasat mata kita kayak kulit buaya. Pori-pori nya terlihat jelas”. Ungkap Ketua LSM Kampak Mas-RI.

“Saya pun sudah memberi tahukan secara langsung kepada pihak TPK Desa Leuwinutug, yang saat itu memakai baju ijo y laki-laki, tapi respon nya mala kebalik katanya itu terlalu halus jadi terlihat bagus, lalu saya beserta rekan-rekan ditinggalkan begitu saja, saya coba menghubungi Kades Leuwinutug dan saya kirim foto-fotonya, jawaban Kades itu sudah ada tim nya, yang faham hal tersebut. Saya sendiri kurang begitu faham soal itu kata pak Kades Leuwinutug ke saya saat bicara via phone whatsapp pada minggu 11 Agustus 2024 lalu”. Beber Wahidin Ketua LSM.

Lebih lanjut Ketua LSM menyampaikan “Pak Kades Leuwinutug mengajak bertemu pada hari senin 12 Agustus di kantornya, tetapi keesokan harinya kita sudah otw ke kantor nya, tiba-tiba Kades nya mengalihkan waktu jam 4 sore, ketika jam 3 sore di WA lagi, Kades nya berdalih lagi masih ada giat diluar, jadi ini Kades saya akui jago sekali monopoli nya, ia merasa Wartawan dan LSM itu bukan apa-apa dimatanya, merasa karena Kades ini dekat dengan Pejabat Pemda, sehingga mengerjakan infrastruktur apapun itu sesuka hatinya, merasa dirinya tak bisa tersentuh hukum. Untuk itu, kami akan segera melayangkan surat ke APH, agar Kades Leuwinutug secepat mungkin dipanggil dan diperiksa, dan kami minta juga agar di audit total anggaran negara yang diberikan ke Desa Leuwinutug selama Kades tersebut menjabat dari awal”. Jelas Wahidin ke awak media.
“Dan pada hari ini senin 19 Agustus 2024, kami melakukan kembali pengecekan ke lokasi, alhasil ditemukan banyak sekali pelanggaran-pelanggaran di pengerjaan hotmix tersebut, Sampai berita ini tayang pun tak ada lagi kabar dari Kades Leuwinutug tersebut”.

(Redaksi)

MUHAMMAD WAHIDIN

Recent Posts

Sambut Iduladha 1447 H, Ikatan Keluarga Minang Citeureup Sembelih 6 Sapi dan 4 Kambing

​CITEUREUP – Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 H, Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kecamatan Citeureup menggelar…

4 hari ago

Akses Lebih Lancar, Ekonomi Lebih Maju: Pemdes Tegal Panjang Wujudkan Aspirasi Warga Lewat Dana Desa

Beritapantau.com||BOGOR, 26 Mei 2026 – Pemerintah Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, resmi merealisasikan…

5 hari ago

BPI KPNPA RI BOGOR RAYA DESAK EVALUASI TOTAL PERBUP 44/2023 DAN SIAPKAN UJI MATERIL KE MAHKAMAH AGUNG TERKAIT FASILITAS MEWAH DPRD KABUPATEN BOGOR CIBINONG,

BOGOR – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA…

5 hari ago

Wujudkan Hak Pendidikan Semua Warga, Sekolah BIU Gandeng Kemendikbud Buka Kelas Gratis di Desa Leuwinutug Citeureup

CITEUREUP – Sebuah langkah progresif dalam dunia pendidikan nonformal resmi dimulai di Kabupaten Bogor. Sekolah…

6 hari ago

PT Jakarta Prima Cranes Kangkangi Aturan, Abaikan Surat Himbauan Resmi UPT Perhubungan Cileungsi

BOGOR – Sikap masa bodoh dan dugaan pembangkangan terhadap aturan daerah dipertontonkan oleh PT Jakarta…

6 hari ago

TIDAK MENDAPATKAN JAWABAN, IRAWANSYAH BANDING PENGADILAN TINGGI.

Beritapantau.com||Cibinong - Saat ini saya sedang melakukan Banding Upaya Adminstratif ke Pengadilan Tinggi Bandung, Hal…

6 hari ago