Politik

Peluang Bharada E Kembali Jadi Anggota Polri: ” Ini Kata Kapolri !

Jakarta, Beritapantau.com.

Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo mengaku terus mengikuti perkembangan persidangan Bharada E belakangan ini. Baginya, pelbagai pertimbangan hakim dalam sidang itu menjadi catatan pihaknya.

Dilansir laman media CNN Indonesia ‘ Lystio mengatakan ada peluang Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E kembali aktif jadi personel di satuan Brigade Mobil (Brimob) Polri usai menerima vonis 1 tahun 6 bulan penjara dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat yang melibatkan Ferdy Sambo.

“Ya peluang itu ada,” kata Listyo ketika ditanyakan peluang Bharada E kembali berdinas di Brimob saat ditemui di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (16/2).

Meski demikian, Listyo menegaskan Bharada E harus menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terlebih dulu untuk memutuskan status apakah yang bersangkutan bersalah atau tidak terkait pembunuhan dalam kasus Brigadir J.
Ia mengaku telah meminta tim Propam Mabes Polri untuk mempersiapkan sidang KKEP tersebut.

Kita sedang lihat proses yang ada. Dan kita minta untuk tim dari Propam untuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk bisa dilaksanakan,” kata dia.

“Itu jadi pertimbangan kami dalam waktu dekat. Apabila memang yang bersangkutan sudah menyatakan menerima dan menjadi bagian yang tentunya nanti akan dijadikan pertimbangan bagi komisi kode etik, untuk bisa memutuskan satu keputusan yang adil bagi semua pihak,” kata Listyo.

Penasihat hukum, Ronny Talapessy sebelumnya berharap kliennya bisa kembali aktif menjadi anggota Brimob Polri usai menjalani masa hukuman.

“Kami berharap Richard bisa kembali jadi aktif jadi anggota Brimob Polri,” kata Ronny.

Ibunda Bharada E, Rineke Alma Pudihang mengatakan anaknya tidak pernah memutuskan berhenti menjadi polisi meskipun saat ini harus mendekam di penjara karena terpaksa mengikuti skenario Ferdy Sambo. DIL

Ubay

Recent Posts

Janji ‘Babat Sampai Akar’ Tapi Identitas Disembunyikan, Komitmen Bupati Bogor Dipertanyakan.

Beritapantau.com||Bogor - Sungguh luar biasa keren akhirnya kasus jual beli jabatan yang terjadi di lingkungan…

22 menit ago

OPINI: Ironi WTP Kabupaten Bogor—Gelar “Suci” di Tengah Borok AnggaranOleh: RR

Beritapantau.com||Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) seharusnya menjadi simbol tertinggi integritas dan transparansi tata kelola keuangan.…

1 jam ago

“Anggaran Rp70,6 Juta, Realisasi Rp51 Juta: Ke Mana Sisa Dana Honor di SDN 1 Kertaraharja?”

Beritapantau.com||Lebak, 15 April 2026 – Dugaan adanya ketidaksesuaian dalam penggunaan anggaran honor di SDN 1…

18 jam ago

“Diduga Sistematis, Dana PIP Siswa SDN 1 Kertaraharja Raib: Oknum Kepala Sekolah Lama Disorot, LBH Tunas Bangsa Minta APH Bertindak Tegas”

Beritapantau.com||Lebak, 15 April 2026 — Dugaan penyelewengan dana Program Indonesia Pintar (PIP) kembali mencuat di…

18 jam ago

Ironi Pendidikan di Kabupaten Bogor: Antara Proyek Fiktif Efisiensi dan Hilangnya Nalar Edukasi.

Beritapantau.com||Bogor - Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor kini tengah menjadi sorotan tajam. Di tengah upaya pemerintah…

1 hari ago

Tragedi Anggaran Pendidikan Bogor: Digitalisasi atau Korupsi Gaya Baru?

Beritapantau.com||Bogor - Di tengah teriakan kesulitan biaya sekolah dan rusaknya ruang kelas di pelosok Kabupaten…

1 hari ago