BOGOR — Polres Bogor bersama Polsek jajaran terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional secara konsisten. Salah satu aksi konkret ditunjukkan oleh Polsek Citeureup yang menggelar penanaman jagung hibrida di atas lahan seluas 2 hektar di Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.
Penanaman ini merupakan bagian dari gerakan serentak yang diinstruksikan oleh Polres Bogor untuk memanfaatkan lahan potensial agar produktif serta memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.
Kapolsek Citeureup, Kompol Edi Santosa, S.H., M.H., menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan penuh jajaran kepolisian terhadap agenda strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan.
”Kami di Polsek Citeureup, selaras dengan arahan Kapolres Bogor, berkomitmen penuh mendukung program ketahanan pangan nasional. Penanaman jagung jenis hibrida seluas 2 hektar di Desa Tajur ini adalah langkah nyata kami bersama masyarakat setempat. Kami optimistis, dengan perawatan yang maksimal, hasil panen mendatang dapat melimpah dan memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga,” ujar Kompol Edi Santosa, S.H., M.H.
Lebih lanjut, Kompol Edi Santosa menjelaskan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar isu sektor pertanian, melainkan bagian integral dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dasar Hukum dan Payung Regulasi
Langkah proaktif yang dilakukan oleh Polres Bogor dan jajarannya memiliki landasan hukum yang kuat dalam sistem perundang-undangan di Indonesia, antara lain:
• Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan: Mengamanatkan pentingnya keterjangkauan, pemenuhan, dan kedaulatan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia.
• Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia: Khususnya Pasal 13 yang menegaskan peran Polri dalam memelihara kamtibmas, melayani, dan melindungi masyarakat—termasuk melalui penguatan ketahanan ekonomi dan sosial warga.
• Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Lokal: Mendorong sinergi antarlempaga negara dan daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan serta komoditas pangan lokal seperti jagung.
Melalui sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat desa, Polsek Citeureup berharap kegiatan ini menjadi pemantik semangat bagi wilayah lain di Kabupaten Bogor untuk terus mengoptimalkan lahan produktif demi terwujudnya kemandirian pangan. (Redaksi)








