CITEUREUP, BOGOR — Suasana penuh khidmat bercampur semangat kebangsaan membuncah di Lapangan KONI, Kelurahan Puspanegara, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ribuan warga bersama segenap jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) dan Pemerintah Desa (Pemdes) berkumpul menyatukan langkah memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81.
Upacara peringatan detik-detik proklamasi ini dihadiri langsung oleh jajaran Muspika Kecamatan Citeureup, di antaranya Camat Citeureup, Kapolsek Citeureup, dan Danramil Citeureup. Hadir pula para Kepala Desa serta perwakilan dari berbagai desa se-Kecamatan Citeureup, seperti Kades Citeureup, Kades Karang Asem Timur, Kades Tarikolot, Kades Pasir Mukti, Kades Puspasari, dan Kades Sanja, didampingi seluruh jajaran staf desa dan kecamatan.
Kemeriahan dan kekhidmatan acara tersebut semakin menguatkan sinergi antara jajaran aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun wilayah Citeureup yang lebih maju dan berdaulat.
Prestasi Membanggakan: Desa Citeureup Raih Penghargaan Pencegahan Stunting Terbaik
Di tengah momentum bersejarah peringatan kemerdekaan ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Citeureup mengukir prestasi gemilang. Desa Citeureup secara resmi dianugerahi penghargaan sebagai Desa Terbaik dalam Kategorisasi Pencegahan dan Penanganan Stunting Tingkat Desa oleh Pemerintah Kecamatan Citeureup.
Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata keseriusan Pemdes Citeureup dalam menjaga kualitas hidup dan masa depan generasi penerus bangsa.
Menanggapi pencapaian ini, Kepala Desa Citeureup, Gugun Wiguna, S.H., menyampaikan rasa syukur mendalam sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras di lapangan.
Statement Kepala Desa Citeureup, Gugun Wiguna, S.H.
”Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur, tetapi bagaimana kita melanjutkan perjuangan mereka dengan memerdekakan masyarakat dari berbagai persoalan sosial dan kesehatan. Penghargaan pencegahan stunting terbaik ini adalah bukti nyata kerja keras seluruh elemen—Mulai dari para kader Posyandu, tim penggerak PKK, staf desa, hingga kesadaran tinggi warga Desa Citeureup.
Anak-anak adalah masa depan bangsa. Membebaskan mereka dari stunting berarti kita sedang menyiapkan SDM unggul untuk membawa Indonesia semakin maju. Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh warga Desa Citeureup. Mari kita terus jaga kekompakan dan gotong royong ini demi kemajuan desa yang kita cintai.”
(Redaksi)








