Peristiwa

WAMENTAN SUDARYONO NGE PRANK SULTAN SEPUH CIREBON ALASAN DIPANGGIL PRESIDEN

Beritapantau.com||Sultan Sepuh Cirebon Kecewa Berat: Diundang Wamentan Sudaryono, Dibatalkan Mendadak dengan Alasan “Dipanggil Presiden” Saat Presiden Prabowo Sudah di Filipina.

Rd.Sandy Tumiwa : benar dipanggil apa hanya Alasan ? “


Sudaryono disebut membatalkan agenda audiensi dengan DIPERTUAN AGUNG DANRI  Kanjeng Gusti Sultan Sepuh Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja,S.Psi., M.H. Keraton Kasepuhan Kesultanan Cirebon pada Kamis (7/5/2026).

Pihak Keraton Kesepuhan Kesultanan Cirebon mengaku kecewa atas pembatalan mendadak tersebut karena dinilai tidak profesional dan menimbulkan kesalahpahaman komunikasi.


Rd. Sandy Tumiwa, S.H. selaku staf khusus Sultan Sepuh Cirebon sekaligus Kabid Humas Lembaga Dewan Adat Nasional Republik Indonesia (DAN-RI) menjelaskan, awalnya audiensi dijadwalkan berlangsung pada 12 Mei 2026. Namun berdasarkan komunikasi dengan pihak protokoler Wakil Menteri Pertanian, agenda dimajukan menjadi 07 Mei 2026 pukul 13.00 WIB di ruang kerja Wamentan.


“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak sekretariat Wamentan melalui Ibu Almira dan seluruh tim sudah mempersiapkan agenda tersebut,” ujar Rd. Sandy Tumiwa dalam keterangannya.


Menurutnya, sekitar satu setengah jam sebelum pertemuan berlangsung, pihaknya menerima pesan dari staf Wamentan bernama Arif Rivan yang menyampaikan bahwa agenda audiensi harus dijadwalkan ulang.


“Dengan penuh rasa hormat, ijinkan kami menyampaikan permohonan dari Bapak Wakil Menteri Pertanian. Untuk audiensi dengan Bapak Wakil Menteri Pertanian hari ini kami reschedule karena di waktu bersamaan beliau dipanggil ke Istana oleh Bapak Presiden,” demikian isi pesan yang diterima pihak Keraton.


Namun di waktu yang hampir bersamaan, pihak Keraton juga mengaku menerima susunan agenda harian Wamentan dari protokoler bernama Wahyu Iskandar. Dalam agenda tersebut tertulis bahwa pukul 13.00 WIB terdapat jadwal “Menerima Audiensi Keraton Kesepuhan Kesultanan Cirebon” di ruang kerja Wakil Menteri Pertanian.


Pihak Keraton kemudian mempertanyakan alasan pembatalan tersebut karena menurut mereka pada hari yang sama Prabowo Subianto sedang melakukan kunjungan kerja ke Filipina sejak pagi hari untuk menghadiri agenda kenegaraan. Pertanyaannya Apa Benar Dipanggil Presiden atau hanya alasan saja tidak mau menemui ? Ungkap Rd.Sandy


“Kanjeng Sultan Sepuh sangat kecewa karena merasa dipermainkan. Beliau sudah jauh-jauh dari cirebon ke jakarta dan stanby di Wisma Tani dari kemarin, mengingat jarak Wisma Tani ke Kantor Kementrian Pertanian sangat dekat,  Padahal tujuan audiensi ini sangat baik, yakni membahas dukungan Kesultanan Cirebon terhadap program ketahanan pangan dan swasembada pangan Presiden melalui optimalisasi lahan-lahan ulayat kesultanan,” lanjut Sandy.


Ia menambahkan bahwa pihak Kesultanan ingin mendukung program Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui kerja sama strategis di sektor pertanian dan pangan.


“Kami berharap ke depan ada komunikasi yang lebih baik dan penghormatan terhadap para ahli waris historis Nusantara yang selama ini memiliki kontribusi besar terhadap bangsa dan negara,” tutupnya.


Inilah salah satu bukti adanya Pejabat Negara yang kurang menghargai akan keberadaan dan peran para Raja Sultan Nusantara, yang saat ini menunjukkan peran aktifnya dalam membantu NKRI.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kementerian Pertanian Republik Indonesia terkait alasan pembatalan audiensi tersebut. (Red-ed)


MUHAMMAD WAHIDIN

Recent Posts

RSUD Ciawi Disorot Aktivis GMNI, Manajemen Antrean & Pelayanan Jadi Catatan Evaluasi

Oleh: (Yunandra) Aktivis GMNI Bogor, Sebagai seorang mahasiswa sekaligus bagian dari masyarakat Bogor yang mengamati…

19 jam ago

Sultan Sepuh Cirebon Sampaikan Ucapan Milad untuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo

CIREBON – SKC Media Center Dalam suasana penuh rasa syukur dan penghormatan, Keluarga Besar Keraton…

22 jam ago

ALIANSI PANDAWA: Rumah Sakit Anggaran Wah, Rasa Klinik Kecantikan: Aliansi PANDAWA Desak Kejari Cibinong Bongkar Dalang Korupsi RSUD Parung, Jangan Cuma Main Drama!

CIBINONG, BOGOR – Aliansi Pengawalan Hak Warga dan Pengawasan Anggaran Negara (PANDAWA) angkat bicara terkait…

22 jam ago

Pembangunan RSUD Parung Jadi Klinik, BPI KPNPA RI Bogor Desak Kejari Cibinong Transparan Ungkap Proses Hukum

Bogor – Ketua BPI KPNPA RI Bogor, Rizwan Riswanto, mendesak Kejaksaan Negeri Cibinong untuk membuka…

4 hari ago

*Disdik Kabupaten Bogor Tabrak UU Keuangan Negara, Pengelolaan Dana BOS 16 SD di Bogor Amburadul Hingga Rugikan Daerah Miliaran Rupiah, Kadisdik dan Manager BOS Menghindar Dari Konfirmasi Wartawan*

BOGOR – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan ketidakberesan serius dalam pertanggungjawaban keuangan pada 16 Sekolah…

4 hari ago

Pemkab Bogor Dorong Perangkat Daerah Tertib Kelola Arsip Statis

Sukaraja – Pemerintah Kabupaten Bogor Melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor menyelenggarakan Sosialisasi Arsip…

4 hari ago