PEMERINTAH

Krisis Kepemimpinan di Citeureup: Antara Inkompetensi ASN atau Syahwat Politik Rudy Susmanto?


Beritapantau.com||CITEUREUP – Sikap diam seribu bahasa ditunjukkan oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, saat dikonfirmasi mengenai kepastian pelantikan Camat definitif di Kecamatan Citeureup. Ketidakjelasan ini memicu spekulasi liar di tengah masyarakat: Apakah Kabupaten Bogor memang kekurangan ASN yang kompeten, ataukah kursi strategis ini tengah dijadikan komoditas politik menjelang momentum kekuasaan?


​Kecamatan Citeureup, yang merupakan salah satu wilayah industri vital di Kabupaten Bogor, seolah dibiarkan berjalan tanpa nakhoda yang kuat. Padahal, keberadaan pejabat definitif sangat krusial dalam pengambilan keputusan strategis dan pelayanan publik yang maksimal.


​Pengamat kebijakan publik menilai, bungkamnya sang Bupati mencerminkan lemahnya komitmen terhadap penataan birokrasi yang bersih. “Jika alasannya teknis, sampaikan. Jika karena kekurangan orang, buka ke publik. Tapi jika diam, publik wajar menduga ada ‘transaksi’ di balik layar yang belum menemui titik temu,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.


​Masyarakat kini bertanya-tanya, untuk siapa sebenarnya Rudy Susmanto bekerja? Apakah untuk kemaslahatan warga Bogor yang membutuhkan kepastian pelayanan, atau demi mengamankan kepentingan golongan dan mahar politik tertentu? Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pendopo terkait alasan penundaan yang berlarut-larut ini.


​Statement Wahid, Warga Citeureup.

​”Kami bosan melihat drama birokrasi ini. Citeureup bukan kecamatan kecil, kami butuh pemimpin yang sah, bukan sekadar pelaksana tugas yang kewenangannya dibatasi. Kalau Bupati Rudy Susmanto terus-terusan bungkam, kami patut curiga: Jangan-jangan jabatan Camat kami sedang dilelang untuk kepentingan politik 2024 atau 2029? Jangan jadikan Citeureup tumbal dari ambisi golongan Anda. Kalau mengurus satu Camat saja sudah gagal, bagaimana mau mengurus seluruh Kabupaten Bogor?”


Masyarakat Citeureup meminta ketegasan Rudy Susmanto selaku Bupati Bogor agar memberikan kepastian bukan kepalsuan.

(Red-ed)


​(Red-ed)


MUHAMMAD WAHIDIN

Recent Posts

RSUD Ciawi Disorot Aktivis GMNI, Manajemen Antrean & Pelayanan Jadi Catatan Evaluasi

Oleh: (Yunandra) Aktivis GMNI Bogor, Sebagai seorang mahasiswa sekaligus bagian dari masyarakat Bogor yang mengamati…

2 hari ago

Sultan Sepuh Cirebon Sampaikan Ucapan Milad untuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo

CIREBON – SKC Media Center Dalam suasana penuh rasa syukur dan penghormatan, Keluarga Besar Keraton…

2 hari ago

ALIANSI PANDAWA: Rumah Sakit Anggaran Wah, Rasa Klinik Kecantikan: Aliansi PANDAWA Desak Kejari Cibinong Bongkar Dalang Korupsi RSUD Parung, Jangan Cuma Main Drama!

CIBINONG, BOGOR – Aliansi Pengawalan Hak Warga dan Pengawasan Anggaran Negara (PANDAWA) angkat bicara terkait…

2 hari ago

Pembangunan RSUD Parung Jadi Klinik, BPI KPNPA RI Bogor Desak Kejari Cibinong Transparan Ungkap Proses Hukum

Bogor – Ketua BPI KPNPA RI Bogor, Rizwan Riswanto, mendesak Kejaksaan Negeri Cibinong untuk membuka…

5 hari ago

*Disdik Kabupaten Bogor Tabrak UU Keuangan Negara, Pengelolaan Dana BOS 16 SD di Bogor Amburadul Hingga Rugikan Daerah Miliaran Rupiah, Kadisdik dan Manager BOS Menghindar Dari Konfirmasi Wartawan*

BOGOR – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan ketidakberesan serius dalam pertanggungjawaban keuangan pada 16 Sekolah…

5 hari ago

Pemkab Bogor Dorong Perangkat Daerah Tertib Kelola Arsip Statis

Sukaraja – Pemerintah Kabupaten Bogor Melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor menyelenggarakan Sosialisasi Arsip…

6 hari ago