Opini

Aliansi PANDAWA: Bupati Bogor Amnesia Janji, Pembukaan Kembali Tambang Adalah Pengkhianatan Terhadap Warga Bogor Barat.

Beritapantau.com||CIBINONG, BOGOR – Aliansi Pengawalan Hak Warga dan Pengawasan Anggaran Negara (PANDAWA) mengecam keras pernyataan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang meminta agar aktivitas tambang berizin di wilayah Bogor Barat dibuka kembali.

Pernyataan ini dinilai sebagai bentuk “amnesia kebijakan” dan kemunduran besar dalam komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terhadap keselamatan rakyat.

Tanggapan kritis ini muncul merespons aksi demonstrasi besar-besaran warga Bogor Barat di depan Kantor Pemkab Bogor Pada hari Senin ,04 – Mei – 2026.

Warga menuntut Kompensasi Yang telah di janjikan Oleh Pemprov Jawa barat dan Pernah di Janjikan juga oleh Bupati kabupaten bogor di bulan januari 2026 akan di bayarkan bertahap di bulan february tanggal 21 – 2026, penghentian aktivitas tambang dan perbaikan infrastruktur jalan yang rusak parah akibat truk tambang, yang telah menyebabkan debu, kemacetan, hingga korban jiwa.

Kemunduran dan Ciderai Keadilan
Koordinator Aliansi PANDAWA menyatakan bahwa langkah Bupati yang cenderung mengakomodir kepentingan pengusaha tambang di tengah jeritan warga adalah langkah mundur.

“Kami menilai Bupati sedang mempertontonkan sikap amnesia atas janji-janji pemerintah sebelumnya untuk menertibkan jalur tambang. Meminta tambang dibuka kembali saat regulasi jalan khusus tambang belum selesai adalah bentuk keberpihakan pada korporasi, bukan pada nyawa warga Bogor Barat,” tegas perwakilan PANDAWA.

Tuntutan PANDAWA
Aliansi PANDAWA menyampaikan tiga poin utama kritik terhadap sikap Pemkab Bogor:

   1. Amnesia Janji Politik: Pemkab Bogor seolah lupa bahwa masalah utama bukan pada izin tambang, melainkan pada ketidakmampuan pemerintah menyediakan infrastruktur yang layak dan aman bagi warga.

   2. Dampak Ekologi dan Sosial: Pembukaan kembali tambang tanpa pengawasan ketat dan jam operasional yang konsisten hanya akan menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas dan kerusakan lingkungan di wilayah Parung Panjang, Rumpin, dan sekitarnya.

   3. Transparansi Anggaran: PANDAWA mempertanyakan efektivitas pengawasan anggaran untuk perbaikan jalan yang terus rusak akibat tonase berlebih dari truk tambang yang dipaksakan beroperasi kembali.

“Jangan jadikan ‘izin resmi’ sebagai tameng untuk melegalkan penderitaan rakyat. Jika tambang dibuka tanpa solusi permanen (Jalan Tol Tambang), maka Pemkab Bogor sedang menggali lubang masalah yang lebih besar bagi generasi mendatang,” lanjutnya.

Kesimpulan.
Aliansi PANDAWA menuntut Pj. Bupati Rudy Susmanto untuk menarik pernyataannya dan lebih fokus pada percepatan pembangunan jalan khusus tambang serta pemulihan hak-hak warga Bogor Barat yang selama bertahun-tahun terabaikan.

PANDAWA akan terus mengawal isu ini dan menggalang kekuatan sipil jika pemerintah tetap bersikeras membuka keran aktivitas tambang tanpa jaminan keamanan bagi warga.

Kontak Media: Beritapantau. Com

MUHAMMAD WAHIDIN

Recent Posts

RSUD Ciawi Disorot Aktivis GMNI, Manajemen Antrean & Pelayanan Jadi Catatan Evaluasi

Oleh: (Yunandra) Aktivis GMNI Bogor, Sebagai seorang mahasiswa sekaligus bagian dari masyarakat Bogor yang mengamati…

23 jam ago

Sultan Sepuh Cirebon Sampaikan Ucapan Milad untuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo

CIREBON – SKC Media Center Dalam suasana penuh rasa syukur dan penghormatan, Keluarga Besar Keraton…

1 hari ago

ALIANSI PANDAWA: Rumah Sakit Anggaran Wah, Rasa Klinik Kecantikan: Aliansi PANDAWA Desak Kejari Cibinong Bongkar Dalang Korupsi RSUD Parung, Jangan Cuma Main Drama!

CIBINONG, BOGOR – Aliansi Pengawalan Hak Warga dan Pengawasan Anggaran Negara (PANDAWA) angkat bicara terkait…

1 hari ago

Pembangunan RSUD Parung Jadi Klinik, BPI KPNPA RI Bogor Desak Kejari Cibinong Transparan Ungkap Proses Hukum

Bogor – Ketua BPI KPNPA RI Bogor, Rizwan Riswanto, mendesak Kejaksaan Negeri Cibinong untuk membuka…

4 hari ago

*Disdik Kabupaten Bogor Tabrak UU Keuangan Negara, Pengelolaan Dana BOS 16 SD di Bogor Amburadul Hingga Rugikan Daerah Miliaran Rupiah, Kadisdik dan Manager BOS Menghindar Dari Konfirmasi Wartawan*

BOGOR – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan ketidakberesan serius dalam pertanggungjawaban keuangan pada 16 Sekolah…

4 hari ago

Pemkab Bogor Dorong Perangkat Daerah Tertib Kelola Arsip Statis

Sukaraja – Pemerintah Kabupaten Bogor Melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor menyelenggarakan Sosialisasi Arsip…

5 hari ago