• Sen. Apr 13th, 2026

SALAH SATU OKNUM STAFF NYA TERSERET KASUS PERSELINGKUHAN PASIF DAN DIAM NYA KADES JADI PERTANYAAN

ByMUHAMMAD WAHIDIN

Mar 30, 2026

Beritapantau.com||Bogor – Dugaan kasus perselingkuhan yang menyeret nama salah satu staff Desa Tlajung Udik Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor, yang juga sekaligus seorang Kadus (Kepala Dusun) di Desa Tlajung Udik kian melebar dan mengundang perhatian

Pada hari Senin, tanggal 30 Maret 2026, sejumlah awak media mendatangi kantor Desa Tlajung Udik dengan maksud untuk melakukan konfirmasi perihal dugaan kasus perselingkuhan tersebut, namun alih-alih mendapatkan keterangan dari pihak Pemerintah Desa, para awak media justru di biarkan begitu saja tanpa mendapatkan keterangan apapun dari Kepala Desa ataupun pejabat Desa terkait yang mewakili nya

Puluhan awak media sempat masuk ke ruang Aula Desa dan di janjikan akan bertemu Sekretaris Desa untuk mengklarifikasi masalah ini, namun sampai siang hari pertemuan dalam rangka klarifikasi tak kunjung di laksanakan ” ga jelas Bang, Kades gak ada, Sekdes nya juga malah pergi ” demikian tutur salah satu awak media dengan wajah penuh kecewa

Kejadian dugaan kasus perselingkuhan yang melibatkan salah satu oknum staff Desa Tlajung Udik tersebut, tentunya menjadi pertaruhan kredibilitas, integritas dan nama baik Pemdes Tlajung Udik, hal ini di karenakan sikap gamang yang di tunjukkan oleh Pemdes Tlajung Udik dalam hal ini Kepala Desa, yang seolah melakukan pembiaran yakni tidak memberikan tindakan dan sanksi tegas, misalnya dengan pemecatan terhadap staf Desa nya yang di duga melakukan tindakan asusila tersebut

Kepada pihak-pihak terkait Camat Gunung Putri, Bupati Bogor di mohon agar memberikan teguran keras kepada Pemerintah Desa Tlajung Udik, karena pembiaran terhadap tindakan asusila, tentunya sangat mencederai kehormatan dan wibawa Pemerintah Desa Tlajung Udik pada khususnya dan Kabupaten Bogor pada umum nya ” mestinya Kades harus mengambil langkah tegas, pecat anak buah yang moral nya bejat seperti itu ” demikian salah satu warga dengan inisial M menuturkan dengan nada geram
( Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *