BOGOR — Kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diberlakukan bagi ASN Kementerian Agama terbukti tidak menyurutkan kualitas layanan di KUA Citeureup. Di bawah arahan H. Silahudin Nur, S.Ag., KUA Citeureup terus mengoptimalkan layanan digital untuk melayani lonjakan pengantin di bulan Syawal.
H. Silahudin Nur menjelaskan bahwa integrasi sistem digital melalui laman simkah4.kemenag.go.id menjadi kunci utama tetap berjalannya pelayanan publik. “Masyarakat kini tidak perlu ragu. Walaupun ada sistem kerja fleksibel bagi pegawai, pendaftaran nikah tetap bisa dilakukan dari rumah secara transparan,” ungkapnya.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Kemenag pusat yang ditegaskan oleh Kepala Biro Humas, Thobib Al Asyhar, bahwa pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama. KUA Citeureup sendiri tetap menyiagakan petugas di kantor secara bergiliran untuk melayani konsultasi langsung dan verifikasi dokumen fisik bagi calon pengantin (ubay)
