TANGERANG –beritapantau.com
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) menargetkan pembangunan 10 titik baru Pojok Literasi Masyarakat yang tersebar di berbagai wilayah kecamatan pada tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memperluas akses bacaan dan meningkatkan indeks literasi warga di tingkat akar rumput.Kepala DPAD Kota Tangerang menyatakan bahwa proyek yang dimulai pada awal tahun 2026 ini merupakan bagian dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk menciptakan lingkungan yang edukatif di fasilitas publik dan area pemukiman padat penduduk.“Kami menargetkan 10 titik baru Pojok Literasi yang representatif di tahun ini. Tujuannya agar masyarakat, terutama anak-anak, tidak perlu jauh-jauh ke perpustakaan pusat untuk mendapatkan akses bacaan yang berkualitas,” ujarnya pada Selasa (20/1/2026).Pojok Literasi Masyarakat ini nantinya tidak hanya menyediakan buku fisik, tetapi juga akan diintegrasikan dengan akses perpustakaan digital melalui aplikasi iTangerangKota. Fasilitas ini akan ditempatkan di lokasi strategis seperti taman tematik, balai warga, dan area posyandu yang telah direvitalisasi.Selain penyediaan sarana fisik, Pemkot Tangerang juga akan menggandeng pegiat literasi lokal dan komunitas baca untuk menghidupkan kegiatan di setiap titik tersebut. Program seperti “Jam Membaca Bersama” dan diskusi buku ringan diharapkan dapat menjadi agenda rutin guna menarik minat warga.Hingga Januari 2026, tingkat kunjungan ke perpustakaan dan pemanfaatan pojok baca di Kota Tangerang terus menunjukkan tren positif. Dengan penambahan 10 titik baru ini, Pemkot optimistis budaya literasi akan semakin kuat dan merata di seluruh lapisan masyarakat Kota Tangerang.Masyarakat dapat memantau perkembangan program literasi dan layanan perpustakaan melalui laman resmi DPAD Kota Tangerang atau mengunduh koleksi buku digital melalui aplikasi TangerangKota.pungkas”(Redaksi)
