Ekonomi Kreatif & Budaya

Kades Gunung Sari Uwes Wijaya Resmikan Kantor Koperasi Merah Putih, Dan Jadi Nasabah Pertama

Gunung Sari_Beritapantau.com_Pemerintah Desa Gunung Sari resmi meresmikan Kantor Koperasi Merah Putih yang beralamat di Perumahan Madani RT/RW 003/002 , Desa Gunung Sari, pada Senin (18/08/2025).

Acara peresmian ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Gunung Sari, Uwes Wijaya, bersama Ketua LPM, Karang Taruna, pengurus BUMDes, MUI, serta sejumlah tokoh masyarakat dan seluruh pengurus koperasi merah putih. Peresmian ditandai dengan doa bersama yang dipimpin oleh MUI dan pemotongan tumpeng sebagai simbol syukur.

Menariknya, Kades Uwes Wijaya menjadi nasabah pertama Koperasi Merah Putih, sekaligus memberikan teladan nyata kepada masyarakat untuk menumbuhkan semangat menabung. Adapun pengurus koperasi merah putih terdiri dari Habib Hariri sebagai Ketua, Agus Burhanuddin, Teguh Gunarso, M. Husein Aulia, Yudomo

Kepala Desa Gunung Sari, Uwes Wijaya mengatakan bahwa,
“Hari ini kita meresmikan Kantor Koperasi Merah Putih sebagai salah satu wujud nyata dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Koperasi adalah sokoguru perekonomian rakyat, sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) No. 09 Tahun 2026 tentang Percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan merah putih serta Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.”. Ucapnya

“Saya ingin menegaskan bahwa kemajuan desa tidak bisa dilepaskan dari kemandirian ekonomi warganya. Oleh karena itu, saya pribadi langsung menjadi nasabah pertama di Koperasi Merah Putih ini, untuk memberi contoh nyata kepada seluruh warga. Mari kita jadikan koperasi ini sebagai wadah kebersamaan, transparansi, dan kesejahteraan bersama. Dengan menabung di koperasi, kita bukan hanya menyejahterakan diri sendiri, tetapi juga menguatkan ekonomi desa kita. Semoga Koperasi Merah Putih ini menjadi tonggak kemajuan ekonomi masyarakat Gunung Sari.” tuturnya

Ketua Koperasi merah putih pun menyampaikan,
“Terima kasih kepada Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat yang telah mendukung berdirinya Koperasi Merah Putih. Visi kami adalah menjadikan koperasi ini sebagai lembaga ekonomi rakyat yang sehat, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan anggota.

Adapun misi kami, pertama, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menabung dan berkoperasi. Kedua, memberikan pelayanan yang transparan, aman, dan terpercaya. Ketiga, mengembangkan usaha produktif untuk mendukung ekonomi warga.

Dengan adanya dukungan penuh dari Bapak Kepala Desa yang langsung menjadi nasabah pertama, kami optimis Koperasi Merah Putih akan tumbuh menjadi pilar ekonomi masyarakat Desa Gunung Sari.”

Acara peresmian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh MUI Desa Gunung Sari, serta prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Kehadiran masyarakat yang antusias, serta teladan dari Kades Uwes Wijaya yang langsung menabung di koperasi, membuat banyak warga berdecak kagum.

Koperasi Merah Putih kini resmi beroperasi dan siap melayani masyarakat Desa Gunung Sari dengan semangat gotong royong untuk mencapai kesejahteraan bersama. (Redaksi)

MUHAMMAD WAHIDIN

Recent Posts

*​Wujud Nyata Polri Peduli Petani, Sat Lantas Polres Kuningan Sukseskan Program Ketahanan Pangan*

Kuningan, 15 Juni 2026 – Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap sektor pertanian dan upaya mendukung…

1 hari ago

Suara Rakyat Bukan Musuh: Mengawal Kemudi Bangsa Menuju 2045

Oleh: H. M.S. Pelu, M.Pd. Pemerhati Sosial dan Budaya | Lembaga Kajian Sosial dan Budaya…

2 hari ago

Ungguli 6 Kandidat Lain, Peri Rizki Dipercaya Pimpin DPC PKB OKU Melalui Keputusan Final

​BATURAJA – Langkah politik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memasuki…

5 hari ago

Bocoran BAP Kasus Suap MBG Soni Sanjaya: Aliansi PANDAWA Sebut Keserakahan Dilakukan Berjamaah oleh Tokoh Besar

JAKARTA – Aliansi PANDAWA (Pengawalan Hak Warga dan Pengawasan Anggaran Negara) mengeluarkan pernyataan sikap kritis…

6 hari ago

BPI KPNPA RI Bogor Raya Kritik Tajam Kinerja Kejari Cibinong: Mandul, Kasus Korupsi Seperti Ditelan Bumi.

BOGOR – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA…

1 minggu ago

Tindakan menyisipkan kegiatan ilegal di luar RPJMD ke dalam RKA/APBD merupakan bentuk kesewenang-wenangan pejabat dan berpotensi kuat masuk ke ranah tindak pidana korupsi.

Jakarta - Secara yuridis, APBD wajib linier dengan dokumen perencanaan. Jika ada pemaksaan penyusupan agenda…

1 minggu ago