PEMERINTAH

Kades Leuwinutug Deden Saipul Hamdi, S. Ip, mengucapkan banyak terimakasih kepada para donatur yang telah memberikan bantuan pada warganya korban banjir bandang

Bogor_Beritapantau.com_Banjir bandang yang menerjang wilayah desa leuwinutug kecamatan citeureup kabupaten bogor beberapa hari yang lalu, kini menyisakan duka bagi para korbannya, Senin, 10/03/2025

Namun, Sang Kades tak tinggal diam begitu saja, segala daya dan upaya ia lakukan demi menolong dan membantu warganya. Bahkan ia rela hujan-hujanan saat terjadinya banjir bandang pada malam hari itu. ia bahkan rela melawan rasa kantuknya hingga begadang sampai pagi hari, demi memastikan warganya selamat dan baik-baik saja dari terjangan banjir bandang tersebut.

Kades Leuwinutug pun mencoba mencari bantuan dari seluruh stakeholder dan koneksi yang ia miliki, semua itu semata-mata ia lakukan demi warga desa leuwinutug yang ia cintai. Rela dirinya sampai hampir jatuh sakit dan tak mengenal lelah, letih demi membantu warganya yang menjadi korban banjir bandang.

Dan saat awak media mewawancarai sang kades, ia pun mengatakan bahwa,
“Pemerintah desa leiuwinutug menyalurkan bantuan donasi banjir bandang yang terjadi di desa leuwinutug, dan adapun bantuan yang bersumber donasi dari beberapa elemen juga dari dinas sosial, dari kadin, dan beberapa donatur, sudah kami salurkan kepada korban bencana yang berhak menerimanya, dan ini untuk pembagian yang ke 3. Dan diharapkan dengan adanya kompor dan logistik masyarakat bisa mandiri”. Ujar Kang Dens sapaan akrab Kades Leuwinutug

Lebih lanjut ia pun menyampaikan “Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Desa Leuwinutug, Sekdes, juga panitia penanggulangan bencana darurat Desa Leuwinutug. Kades Leuwinutug Kang Dens mengucapkan banyak terimakasih sekali, atas kepedulian dan perhatian terhadap warga desa leuwinutug, juga khususnya kepada bapak Bupati Rudy Susmanto dan bapak Camat Citeureup Edi Suwito, yang saat kejadian langsung terjun ke lokasi, juga beberapa OPD yang ikut turun, dan terimakasih juga kepada ibu Kadin, ibu Shinta yang pertama membantu dan langsung turun ke lapangan, dan juga kepada para alim ulama, para tokoh, para paguyuban RT RW yang pertama membantu kemandirian untuk menangani bencana banjir bandang tersebut “. Tutup Kang Dens. (Redaksi)

MUHAMMAD WAHIDIN

Recent Posts

*​Wujud Nyata Polri Peduli Petani, Sat Lantas Polres Kuningan Sukseskan Program Ketahanan Pangan*

Kuningan, 15 Juni 2026 – Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap sektor pertanian dan upaya mendukung…

4 jam ago

Suara Rakyat Bukan Musuh: Mengawal Kemudi Bangsa Menuju 2045

Oleh: H. M.S. Pelu, M.Pd. Pemerhati Sosial dan Budaya | Lembaga Kajian Sosial dan Budaya…

1 hari ago

Ungguli 6 Kandidat Lain, Peri Rizki Dipercaya Pimpin DPC PKB OKU Melalui Keputusan Final

​BATURAJA – Langkah politik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memasuki…

4 hari ago

Bocoran BAP Kasus Suap MBG Soni Sanjaya: Aliansi PANDAWA Sebut Keserakahan Dilakukan Berjamaah oleh Tokoh Besar

JAKARTA – Aliansi PANDAWA (Pengawalan Hak Warga dan Pengawasan Anggaran Negara) mengeluarkan pernyataan sikap kritis…

5 hari ago

BPI KPNPA RI Bogor Raya Kritik Tajam Kinerja Kejari Cibinong: Mandul, Kasus Korupsi Seperti Ditelan Bumi.

BOGOR – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA…

6 hari ago

Tindakan menyisipkan kegiatan ilegal di luar RPJMD ke dalam RKA/APBD merupakan bentuk kesewenang-wenangan pejabat dan berpotensi kuat masuk ke ranah tindak pidana korupsi.

Jakarta - Secara yuridis, APBD wajib linier dengan dokumen perencanaan. Jika ada pemaksaan penyusupan agenda…

1 minggu ago