Hukum & Kriminal

Dampak Debu Proyek PT Adhikarya Dikeluhkan Warga, LSM Berkordinasi Minta APH Tindak Tegas

Aktifitas truk-truk yang membawa tanah urugan proyek PT. Adhikarya di jalan Raya Jatiasih Kecamatan Jati Asih Kota Bekasi tepatnya samping Perumahan komplek Angkasa Puri terus berlangsung hingga Senin (14/8/2023)

BEKASI, BERITAPANTAU – Meskipun sejumlah warga mengeluhkan aktifitas mereka karena menimbulkan debu yang dikhawatirkan berdampak bagi kesehatan dan juga gundukan tanah yang berceceran yang mengakibatkan jalan tidak rata dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Terkait hal ini, Kordinator LSM Berkordinasi Marjuddin Nazwar menyayangkan Polsek Jati Asih, Satpol PP dan Pemerintah kecamatan Jati Asih yang tak melakukan tindakan tegas terhadap pengelola kegiatan tersebut padahal jelas pelanggaran.

“Sangat disayangkan, Polsek Jati Asih, Satpol PP dan Camat Jati Asih tak bertindak tegas atas pelanggaran tersebut, yang mana pihak proyek telah mengabaikan kesehatan warga sehingga debu tebal mengepung warga.

Menurutnya seharusnya hal ini menjadi perhatian serius pemerintah kecamatan Jati Asih, Satpol PP dan Polsek Jati Asih karena jelas merugikan masyarakat terkait kesehatan terlebih saat ini pencemaran udara sedang jadi sorotan pemerintah pusat.

“Mestinya ini jadi perhatian khusus Forkopimcam Jati Asih karena sudah jelas mencemari udara dan jadi polusi sehingga menimbulkan dampak negatif dan mengancam kesehatan masyarakat,” ujarnya kepada wartawan media Indonews Senin (14/8/2023)

Dirinya juga meminta Polsek Jati Asih, Satpol PP dan pihak Kecamatan Jati Asih bertindak tegas jangan demi kepentingan perusahaan masyarakat jadi korban.

“Saya minta segera turun tangan merespon keluhan warga, Jangan warga jadi korban demi kepentingan perusahaan, harusnya perusahaan prioritaskan dampak negatif yang ditimbulkan,”pintanya

Sementara Subekti salah satu warga sekitar mengeluhkan aktivitas urugan tanah tersebut, Sebab lalu lalang truk tanah tersebut tanahnya berceceran dijalan dan membuat jalanan berdebu dan jika hujan pasti licin dan becek.

“Adanya aktivitas urugan ini jadi banyak debu, dan debunya tebal sehingga menganggu pernapasan, Sangat tidak manusiawi akibat proyek ini kami mendapatkan debu polusi udara kotor dan jalannya yang licin nanti ketika hujan turun,”keluhnya.

Ditempat terpisah Tegar Praharanto selaku pihak PT Adhikarya saat dikonfirmasi wartawan menyampaikan bahwa pihaknya mengaku sudah melakukan pembersihan jalan untuk mengurangi debu.

“Untuk meminimalkan debu kita ada pembersihan dan penyiraman jalan,” jawabnya singkat.(RED)

Ubay

Recent Posts

“Anggaran Rp70,6 Juta, Realisasi Rp51 Juta: Ke Mana Sisa Dana Honor di SDN 1 Kertaraharja?”

Beritapantau.com||Lebak, 15 April 2026 – Dugaan adanya ketidaksesuaian dalam penggunaan anggaran honor di SDN 1…

15 jam ago

“Diduga Sistematis, Dana PIP Siswa SDN 1 Kertaraharja Raib: Oknum Kepala Sekolah Lama Disorot, LBH Tunas Bangsa Minta APH Bertindak Tegas”

Beritapantau.com||Lebak, 15 April 2026 — Dugaan penyelewengan dana Program Indonesia Pintar (PIP) kembali mencuat di…

15 jam ago

Ironi Pendidikan di Kabupaten Bogor: Antara Proyek Fiktif Efisiensi dan Hilangnya Nalar Edukasi.

Beritapantau.com||Bogor - Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor kini tengah menjadi sorotan tajam. Di tengah upaya pemerintah…

22 jam ago

Tragedi Anggaran Pendidikan Bogor: Digitalisasi atau Korupsi Gaya Baru?

Beritapantau.com||Bogor - Di tengah teriakan kesulitan biaya sekolah dan rusaknya ruang kelas di pelosok Kabupaten…

22 jam ago

Respons Bijak Kades Jonggol Terkait Dugaan Pencemaran Limbah Dapur MBG: Dinas Lingkungan Hidup Sudah Turun Tangan

Beritapantau.com||​JONGGOL, BOGOR – Isu mengenai pengelolaan limbah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga bersumber…

1 hari ago

TANGGAPAN RESMI MASYARAKAT DAN MEDIATerkait Pernyataan Kepala Desa Sukaraharja di Media Sosial

Beritapantau.com||Sukaraharja — Masyarakat Desa Sukaraharja bersama sejumlah insan media menyampaikan keprihatinan mendalam atas unggahan di…

2 hari ago