PEMERINTAH

Dugaan Mark-Up Samisade Desa Tegal Panjang: Kadis DPMD Kab. Bogor Bungkam, Ada Apa?

​BOGOR, Beritapantau.com – Sorotan tajam tertuju pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor terkait realisasi Bantuan Keuangan Desa (Samisade) Tahun Anggaran 2025. Di tengah santernya pemberitaan mengenai dugaan penggelembungan anggaran (mark-up) pada proyek Tembok Penahan Tebing (TPT) di Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cariu, Kepala Dinas DPMD, Hadijana, hingga kini masih memilih bungkam.

​Berdasarkan data yang tertera pada papan kegiatan, proyek TPT tersebut menelan anggaran sebesar Rp237.600.000 untuk volume pekerjaan 366m x 1,2m x 0,45m. Secara teknis, angka ini dinilai jauh melampaui harga wajar rata-rata pekerjaan konstruksi serupa. Kondisi ini memicu kecurigaan publik mengenai bagaimana verifikasi dan Monitoring serta Evaluasi (Monev) bisa lolos begitu saja.

​Indikasi Pelanggaran dan Kerugian Negara
Jika dihitung secara matematis, nilai kontrak tersebut diduga tidak selaras dengan volume yang dikerjakan. Hal ini menimbulkan indikasi kuat adanya tindak pidana korupsi yang berpotensi merugikan keuangan negara.

​Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, setiap tindakan yang memperkaya diri sendiri atau orang lain dengan cara melawan hukum yang merugikan keuangan negara dapat dijerat sanksi pidana berat.

​Kadis DPMD Hadijana Enggan Memberikan Klarifikasi

Sikap pasif Kadis DPMD Hadijana menjadi tanda tanya besar. Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi dan klarifikasi yang dilayangkan awak media belum mendapatkan respon sedikitpun. Padahal, merujuk pada UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), pejabat publik berkewajiban memberikan informasi yang akurat terkait penggunaan anggaran negara kepada masyarakat.

​Desakan Audit Investigasi
Menanggapi kejanggalan ini, pihak Inspektorat Kabupaten Bogor didesak untuk segera turun tangan melakukan audit investigasi menyeluruh.

​”Kami meminta Inspektorat tidak menutup mata. Perlu ada audit teknis dan audit harga satuan terhadap proyek TPT di Desa Tegal Panjang ini. Jika ditemukan unsur kesengajaan dalam pengeleluasaan anggaran, maka harus diproses secara hukum,” tegas salah satu sumber yang memantau kasus ini.

​Publik kini menanti keberanian Aparat Penegak Hukum (APH) dan Inspektorat untuk membongkar teka-teki di balik “lolosnya” Monev proyek yang diduga bermasalah ini, serta menuntut transparansi dari DPMD Kabupaten Bogor sebagai instansi pembina desa.

​Analisis Hukum Terkait:
– ​Pasal 2 & 3 UU Tipikor: Mengenai perbuatan memperkaya diri sendiri dan penyalahgunaan wewenang yang merugikan negara.
– ​Perpres Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah: Terkait kewajaran harga satuan dalam proyek yang didanai negara.
– ​UU Desa No. 6 Tahun 2014: Mengenai asas akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan desa.
(Red/Tim)

MUHAMMAD WAHIDIN

Recent Posts

Kades Gandoang Cileungsi Diduga Alergi Transparansi: Dikonfirmasi Soal Proyek Dana Desa, Malah Berdalih Salah Nomor

.BOGOR, [Beritapantau.com] – Integritas Kepala Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Haerul Saleh, kini tengah…

1 hari ago

MENUNTUT TOTALITAS INTEGRITAS WAKIL RAKYAT DPRD KABUPATEN BOGOR

Beritapantau.com||"DPRD Kabupaten Bogor bukan sekadar gedung tempat berkumpulnya para pejabat, melainkan rumah bagi amanah, harapan,…

1 hari ago

Tembok Tebal Penegakan Hukum: Ketika Dishub Bogor Ciut Nyali Hadapi Pelanggaran Korporasi

Beritapantau.com||​BOGOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor dinilai tebang pilih dan "ciut nyali" dalam menegakkan…

1 hari ago

Lapor Pak Kapolri! Investigasi Media Bongkar Praktik Pungli ‘Jalur Cepat’ Pembuatan SIM di Polres Depok

Beritapantau.com||​DEPOK — Semboyan Presisi yang diusung Kepolisian Republik Indonesia tampaknya dinodai oleh praktik pungutan liar…

2 hari ago

Warga Klapanunggal Dipaksa Hirup Bau Busuk, Ketegasan Pemkab Bogor Ditantang Pengusaha Bandel”

Beritapantau.com||​KLAPANUNGGAL, BOGOR – Kenyamanan dan kesehatan warga Desa Lulut serta Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten…

4 hari ago

Bisnis THM” Menjamur di Jonggol, Camat Jonggol Pilih Jurus Membisu Saat di Konfirmasi: Ada Apa?

BOGOR – Slogan "Bogor Istimewa" kini dipertanyakan kredibilitasnya. Wilayah Jonggol yang dikenal religius justru dinodai…

4 hari ago